Umat Kristen China Dipaksa Daftarkan Diri Masuk Gereja Partai Komunis

Umat Kristen China Dipaksa Daftarkan Diri Masuk Gereja Partai Komunis

Lori Official Writer
8713

Sejak menjabat sebagai presiden sejak tahun 2012, kebijakan pemerintahan Presiden Xi Jinping telah menyebabkan tingginya tingkat penganiayaan terhadap umat beragama di China.

Di bawah kekuasaan Partai Komunis, Jinping memaksakan rakyatnya untuk menganut paham agama baru yang dibangunnya. Gereja rumah Injili yang ada di sana bahkan sudah dipaksa bergabung dengan salah satu dari dua lembaga Kristen yang dikelola pemerintah, yaitu gereja Three-Slef Patriotic Movement.

Sementara gereja-gereja yang menolak untuk mendaftarkan diri dilarang beroperasi, dan pendeta yang tidak menerima suap akan dipenjara.

Lembaga Kristen China Aid mengakui dalam laporannya bahwa ancaman besar terhadap umat Kristen China ini benar terjadi. Seperti data pelanggaran yang dirangkum lembaga ini sepanjang tahun 2016, pemerintah China telah terlibat dalam kegiatan pemaksaan agama kepada masyarakat di bawah kepemimpinan Partai Komunis.

“Kita punya alasan yang tepat untuk khawatir tentang agama-agama besar di China, terutama gereja rumah dan bawah tanah Katolik dan Protestan, akan menderita penindasan mengerikan yang belum pernah terjadi sebelumnya di bawah nama ‘perubahan ke dalam Partai Komunis China’ sejak budaya revolusi,” tulis China Aid. 

Sumber : Christianpost.com

Ikuti Kami