Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
5257


Sudah menjadi lazim ketika kita melewati masa-masa Pilpres atau Pilkada, kita akan cenderung apatis. Dalam artian, nggak mau tau siapa pemimpin berikutnya atau siapa yang harus kita pilih. Akibatnya, pilihan yang kita buat secara asal-asalan itu pun berujung petaka. Dunia saat ini sedang dalam kondisi krisis kepemimpinan! Apakah kita benar-benar nggak punya pemimpin yang baik sama sekali? Jawabannya ‘ada’ yaitu Allah sendiri.

Allah adalah pemimpin utama dan sosok yang menghasilkan pemimpin. Bahkan Alkitab sendiri mengatakan bahwa tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah (Roma 13: 1). Itu artinya kepemimpinan berasal dari Tuhan dan kepemimpinan yang saleh adalah hadiah yang Dia berikan.

Karena itu, kalau kita ingin memperbaiki krisis kepemimpinan di gereja-gereja, sekolah, rumah, dan bangsa kita, kita harus memulainya dengan Allah. Dia adalah pemberi kuasa dan kepemimpinan. Dia juga adalah sosok yang menghantarkan mereka pada posisi itu. Karena itulah, cara utama kita belajar kepemimpinan adalah dengan mempelajari Firman Allah.

2 Timotius 3: 17 berkata bahwa setiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. Berdasarkan Alkitab, kepemimpinan diartikan sebagai tindakan melakukan perbuatan baik yang lebih dari cukup untuk membekali kita.

Jika ingin belajar tentang ibadah, belajarlah dari Daud lewat Mazmurnya. Jika ingin belajar tentang kebijaksanaan, belajarlah dari Amsal. Tapi darimana kita bisa belajar kepemimpinan? Jawabanya adalah belajarlah dari Nehemia.

Nehemia, yang dikenal sebagai juru minum raja Persia, membujuk raja untuk mendukung dia membangun kembali tembok Yerusalem, kota asalnya (Nehemia 2:5). Dia juga mendorong supaya orang-orang Israel ikut membangun kembali reruntuhan yang sudah ditinggalkan selama lebih dari 140 tahun lamanya (diperkirakan rentang antara 586 SM-445 SM).

Pada saat itu, Nehemia memimpin proyek pembangunan tembok Yerusalem itu meskipun mereka dalam ancaman serangan serius dari pihak musuh. Tapi lewat kepemimpinannya meyakinkan orang Israel supaya terus bekerja dan tak gentar, mereka bisa menyelesaikan proyek itu hanya dalam waktu lima puluh dua hari saja (Nehemia 4 : 20-23).

Kepemimpinan Nehemia lewat keberhasilannya membangun tembok tidak menghentikannya menjadi sosok pemimpin yang terus diangkat Tuhan. Nehemia menunjukkan kerendahan hati dan kebijaksanaannya selama memerintah sebagai kepala daerah di Yerusalem. Dengan bantuan dari Imam besar Ezra dan orang-orang Lewi, dia berhasil membuat kebangunan rohani bagi bangsa Israel (Nehemia 8:9-18).

Kitab Nehemia adalah narasi besar tentang kepemimpinan yang saleh dan penuh teladan. Mari mulai belajar tentang kepemimpinan dari Nehemia dan semoga Tuhan memakai kita untuk menjadi jawaban atas krisis kepemimpinan yang terjadi di tengah masyarakat kita saat ini. 

Sumber : Bible.org/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Aris Anto 18 November 2019 - 17:31:20

Is that...................(you)house?

0 Answer

Roi Tarihoran 18 November 2019 - 03:09:04

Apakah yang saya lakukan. Dengan situasi saya ini,.. more..

1 Answer

Baby Medellu 17 November 2019 - 21:45:56

Sejarah kejatuhannya bangsa israel

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 2


7268

Banner Mitra November Week 2