Mesir Tangkap 18 Orang Pelaku Teror & Pembakaran Rumah Kristen Koptik

Mesir Tangkap 18 Orang Pelaku Teror & Pembakaran Rumah Kristen Koptik

Puji Astuti Official Writer
2275

Pemerintah Mesir melakukan penangkapan terhadap 18 orang dari kelompok radikal Islam yang melakukan teror dengan melakukan penyerangan dan pembakaran terhadap rumah-rumah dan bangunan milik orang Kristen di wilayah Sohag Governorate  di bagian selatan Mesir. Akibat serangan tersebut setidaknya empar orang Kristen Koptik terluka, membuat sembilan rumah rusak dan juga empat toko hangus terbakar. 

Serangan tersebut terjadi karena adanya rumor bahwa umat Kristen berencana akan membangun gereja baru di dosa Manshiet El-Naghamish, demikian laporan yang dibuat oleh The Catholic Herald. 

Rumor tersebut terbukti tidak benar, karena bangunan empat lantai yang dibangun adalah bangunan serbaguna untuk komunitas, tempat penitipan anak dan juga panti jompo, demikian penjelasan yang diberikan pihak yang berwajib. Penduduk desa tersebut sebenarnya masih mengantongi ijin untuk membangun rumah ibadah di desa tersebut, namun tidak diijinkan membangunnya oleh masyarakat sekitarnya. 

Ada sekitar 2000 orang Kristen di desa tersebut dan gereja terdekat jaraknya sekitar 5 kilometer. Mereka mengungkapkan ingin membangun gereja di desa mereka untuk mempermudah bagi mereka yang ingin beribadah. Namun kini tidak diketahui apakah mereka masih ingin mewujudkannya atau tidak berhubung dengan serangan yang terjadi tersebut. 

Menurut salah satu penduduk Kristen setempat, Samir Nashed, penyerang berasal dari desa lain dan terorganisir serta mereka membawa senjata. 

"Beberapa dari mereka membawa tabung gas dan batu, sementara yang lain datang bersenjatakan senapan otomatis, parang dan pisau. Mereka menyerang orang Koptik dan rumah-rumah orang Koptik," demikian ungkap Samir. 

Selain melakukan penyerangan, mereka juga melakukan penghadangan terhadap mobil pemadam kebakaran yang akan menolong, selain itu aliran air ke desa tersebut juga diputus dan membuat dampak kebakaran sangat besar. 

Mari terus berdoa bagi umat Kristen yang berada di daerah konflik dan juga daerah-daerah yang kerap mengalami tekanan, agar iman mereka terus diteguhkan dan kabar baik terus diberitakan. 

Sumber : Christiantoday.com

Ikuti Kami