Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
6017


Penghinaan kitab suci Alquran yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat respon positif dari tokoh Muslim dari lembaga agama Nahdlatul Ulama (NU) Taufik Damas. Pria yang juga merupakan Wakil Khatib Syuriah Pengurus Wilayah NU (PWNU) DKI Jakarta ini menyatakan bahwa penyebutan surat Al Maidah ayat 51 dalam pernyataan Ahok tempo hari hanyalah untuk menyindir oknum-oknum yang menggunakan agama sebagai alat politik.

Taufik menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan video pendek yang tersebar luas saat ini. Ada baiknya melihat rekaman video yang berdurasi 1 jam 43 menit itu secara utuh. Sebab saat didengarkan, dia mengaku tidak menemukan ada kata-kata Ahok yang mengandung penistaan terhadap Alquran, sebagaimana ramai diisukan.

“Seharusnya kita melihat video aslinya yang utuh. Saya sudah melihat dan tampak suasananya sangat cair. Masyarakat tampak antusias dan gembira mendengarkan pidato Ahok ketika itu. Lagi pula, saya perhatikan ucapan Ahok itu tidak bermaksud melecehkan ayat dalam surat Al Maidah itu,” terang Taufik, seperti dilansir Beritasatu.com, Jumat (7/10).

Dia menambahkan, ucapan Ahok hanya untuk mengingatkan bahwa memang ada orang yang menggunakan ayat tersebut dalam konteks pemilihan daerah di Jakarta, khususnya untuk meyakinkan masyarakat agar tidak memilih pemimpin non-muslim. “Jadi, titik tekannya adalah kalimat ‘membohongi pakai ayat’, bukan ayatnya yang membohongi,” lanjutnya.

Meskipun tidak semua politisi menggunakan ayat tersebut sebagai dalih, namun Taufik meyakini aka nada orang-orang yang menjadikan ayat-ayat hanya sebagai alat politik. Itu menjadi sangat berbahaya karena berpotensi mengaburkan makna sejati dari politik itu sendiri.

Agar kejadian ini tidak lagi terulang, dia menghimbau agar pilkada menghindari isu-isu berbau suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Akan jauh lebih baik jika kampanye yang digunakan berbentuk ajakan agar masyarakat berpikir kritis dan objektif dalam memilih pemimpinnya.  “Pilkada bukan hanya di Jakarta, tetapi juga ada di daerah lain. Sikap kritis dan objektif harus dikedepankan dalam melihat proses pilkada ini,” tandasnya.

Sumber : Beritasatu.com/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Stefanus Sapta 16 January 2018 - 14:05:40

pengaruh negatif sosial media terhadap hubungan su.. more..

1 Answer

Bennett 15 January 2018 - 18:41:53

Hitunglah energi potensial benda 10kg pada ketingg.. more..

0 Answer

Yasin al farisi 15 January 2018 - 17:20:39

Dua buah gaya dikatakan seimbang bila

0 Answer


Eliseo hizkia 9 January 2018 - 20:09:12
Saya Pribadi sudah merasa begitu lelah menghadapi ... more..

Desy Natalia Putri Lumbanbatu 6 January 2018 - 23:09:26
Sebenarnya saya sudah diujung keputusasaan.. Buka... more..

Agus Hermawan 5 January 2018 - 11:47:42
Saya sudah jenuh menjalani hidup yg begini terus, ... more..

susy christina 30 December 2017 - 16:14:31
Saya LDR bertahun tahun dengan suami, kami sudah p... more..

Banner Mitra Week 2


7358

advertise with us