Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
4382


Sekelompok massa berkumpul dan menggelar demo penolakan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di kawasan Kota Tua, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (18/9).  Demonstrasi yang dipimpin oleh aktivis Ratna Sarumpaet ini dilakukan sebagai aksi protes atas majunya Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Sebagian besar penolakan ini ditengarai atas unsur SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). Ahok dinilai tidak pantas menjadi pemimpin karena berasal dari kalangan minoritas.

Tindakan penolakan itu membuat sejumlah tokoh agama berkomentar, diantaranya adalah Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie dan Budaya sekaligus pengajar Sekolah Tinggi Falsafat Driyarkara, Franz Magnis Suseno (Romo Magnis). Seperti disampaikan Jimly, penolakan kepad Ahok atas nama agama sangat tidak relevan untuk saat ini. Karena banyak daerah yang berhasil dipimpin oleh orang-orang yang tidak seiman dengan penduduk mayoritas yang dipimpinnya.

“Sah-sah saja jika memimpin bukan dari agama tertentu. Kalau dia memang berintegritas dan dirasa mampu memimpin daerah, ya boleh saja,” ucap Jimly, seperti dilansir Tribunnews.com.

Sementara Romo Magnis menyerukan kepada setiap pemilih agar tidak membeda-bedakan calon yang dipilihnya berdasarkan agama yang dianut. Umat Kristiani, khususnya, harus menyuarakan hak pilih berdasarkan prestasi bukan berdasarkan SARA.

“Saya mengharapkan orang Katolik memilih gubernur DKI Jakarta tidak karena Kristen atau Katolik atau Islam atau apapun, tetapi harus melihat dari prestasi. Jadi jangan memilih yang mesti seagama dengan saya, jadi ukurannya adalah pakai saja kualitas seseorang,” ucap Romo Magnis saat menghadiri siskusi bertemakan ‘DKI Jakarta Menuju Pemilihan Gubernur Yang Bermartabat. Emang Ada Calon Yang Main Rasis?’ di Graha Oikumene, Gedung Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Jakarta, Jumat (16/9).

Menurutnya, banyak pihak yang semakin menggegerkan isu SARA dalam Pilkada Jakarta karena kota ini menjadi tolak ukur pemerintahan di Indonesia. Baik Jimly dan Romo Magnis berharap agar masyarakat memilih pemimpin berdasarkan kualitas, hati nurani dan pertimbangan pribadi.

Sumber : Berbagai Sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Ivan Sitompul 9 June 2019 - 12:36:56

Tujuan tuhan yesus naik ke surga

0 Answer

Juan Sih 31 May 2019 - 22:21:57

Apakah hari sabat yang dimaksud alkitab adalah har.. more..

0 Answer

liana 27 May 2019 - 14:56:37

menikah tanpa sex

1 Answer


Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:04
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Banner Mitra Juni Week 3


7265

Banner Testify 20 (2)