Gereja Turki Protes Presiden Erdogan Soal Situs Bersejarah Kristen Ini

Gereja Turki Protes Presiden Erdogan Soal Situs Bersejarah Kristen Ini

Lori Official Writer
2575

Kementerian Luar Negeri Yunani dan umat Kristen dari berbagai gereja memprotes rencana Presiden TurkiReccep Tayyip Erdogan menggelar serangkaian acara keagamaan selama bulan Ramadan di situs bersejarah Kristen Hagia Sophia.

Bagi umat Kristen, Hagia Sophia adalah salah satu situs bersejarah penting bagi kekristenan dan dipergunakan tidak untuk menonjolkan agama tertentu. Sayangnya, mereka kecewa lantaran situs itu akan digunakan untuk acara keagamaan yang didukung penuh oleh pemerintah Turki.

“Acara keagamaan di monumen warisan budaya dunia tak bisa dipahami dan mengungkapkan kurangnya rasa hormat dan hubungannya dengan realita,” ucap Kementerian Luar Negeri Yunani, seperti dilansir Breitbart.com, Selasa (7/5).

Sementara mantan walikota Athena, Dora Bakoyannis mengatakan penyalahgunaan itu hanya akan menjadi provokasi yang tidak menghormati umat Kristen Ortodoks yang memiliki sejarah kuat dengan situs Hagia Sophia.

Seperti diketahui, Hagia Sophia awalnya merupakan gereja yang dibangun pada abad ke-6 di masa Kekaisaran Bizantium dan menjadi Gereja Ortodoks Konstantinopel. Pada tahun 1453, bangunan itu direbut paksa oleh Kekasisaran Ottoman dan dialihfungsikan menjadi masjid. Namun ketika kekaisaran Ottoman berakhir pada Perang Dunia I, pemimpin sekuler Turki Kemal Ataturk mengubah Hagia Sophia menjadi museum.

Di bawah pemerintahan Presiden Erdogan, situs bersejarah ini direncanakan akan diubah kembali menjadi masjid. Namun gagasan yang telah muncul sejak empat tahun silam itu mendapat pro dan kontra dari warga Turki hingga saat ini.

Sumber : Breitbart.com/ls

Ikuti Kami