Lucu, Karena Cinta Beda Agama, 7 Rumah Warga Kristen Koptik Dibakar

Lucu, Karena Cinta Beda Agama, 7 Rumah Warga Kristen Koptik Dibakar

daniel.tanamal Official Writer
2561

Salah satu dampak buruk dari fanatisme agama adalah tindak kekerasan yang tersulut hanya karena persoalan sepele. Seperti yang terjadi di sebuah desa di selatan Kairo, Mesir, dimana warga setempat membakar habis tujuh rumah milik umat Kristen Koptik.

Penyebab dari tindakan brutal itu diyakini karena cinta beda agama antara seorang pria Kristen Koptik dengan perempuan Muslim. Dirilis Middle East Online, Jumat (27/5/2016), insiden pembakaran itu terjadi pada 20 Mei 2016. Keluarga si pria disebut telah memberi tahu polisi bahwa mereka menerima ancaman dari warga. Namun, polisi butuh waktu agak lama untuk merespons laporan tersebut hingga insiden tersebut terjadi.

Selama serangan, sejumlah pria bersenjata menjarah dan membakar tujuh rumah milik umat Kristen Koptik. Bahkan, ibu si pria tersebut ditelanjangi dan diarak keliling desa oleh para pelaku. “Mereka membakar rumahku dan masuk lalu menyeretku keluar. Mereka melemparku keluar dan merobek pakaianku. Saya telanjang, berteriak, dan menangis seperti bayi yang baru dilahirkan kembali,” tutur korban yang namanya sengaja tidak dipublikasikan, seperti dimuat Telegraph, Selasa (31/5/2016).

Sampai saat ini, Kristen Koptik yang menjadi umat minoritas di Mesir mengalami penyiksaan dan diskriminasi secara sistematis di bawah pemerintahan mantan Presiden Hosni Mubarak selama 30 tahun. Mereka seperti memiliki harapan ketika Mubarak digulingkan lewat kudeta pada 2011.

Keadaan semakin buruk ketika Mohamad Mursi naik takhta menggantikan Mubarak. Namun, harapan kembali muncul ketika kudeta pada 2013 terjadi di bawah komando Abdel Fattah el Sisi yang kini menjadi presiden. El Sisi dipuji oleh kalangan Muslim dan Kristen Koptik sebagai penyelamat. Mereka berharap diskriminasi dan penyiksaan di bawah El Sisi semakin berkurang.


Sumber : Berbagai Sumber

Ikuti Kami