Oleh Karena Keyakinannya Sang Pastor Tewas Diracun Di Uganda

Oleh Karena Keyakinannya Sang Pastor Tewas Diracun Di Uganda

Mega Permata Official Writer
3949

Seorang pendeta Kristen di Uganda telah meninggal dunia setelah diracuni dengan insektisida, menurut ChristianToday.com. Byamukama dilaporkan diracuni ketika seorang tamu datang memasuki rumah dimana ia tinggal. Segera setelah itu, ia mulai merasa sakit perut, disertai muntah dan diare. Dan ia akhirnya diketahui meninggal karena racun.

Diketahui tamu itu bernama Ahmed Mupere, telah memasukkan racun tersebut ke dalam makanan malam itu. Seorang perawat rumah sakit mengatakan bahwa pendeta meninggal karena menelan organofosfat, insektisida yang sangat beracun. Saat ini, polisi sedang menyelidiki dan Mupere telah melarikan diri, seperti dilansir oleh Morningstarnews.org. 

Bernama Micah Byamukama, seorang pendeta dari Gereja Baptis Kasecha, yang sebelumnya adalah seorang animisme yang kemudian memutuskan untuk menjadi pengikut Kristus dan telah mengubah namanya dari Mukama menjadi Byamukama, yang berarti “Semua Untuk Allah.”   

Byamukama, sebelumnya sempat selamat dari serangan pisau, setelah itu diracuni karena ia memberitakan tentang agama Kristen. Pengamat penganiayaan Morning Star News melaporkan bahwa Byamukama berkhotbah mengenai penentangan keyakinan makhluk supranatural dari mitologi Arab yang disebut dengan “Jin Islam”.

Ia mengatakan, “Allah yang sebenarnya adalah Allah Tuhan Yesus Kristus, yang menaklukkan kuasa Iblis termasuk Jin Islam,” ucap Byamukama.

Morning Star News menambahkan, “Ia menyatakan bahwa Jin Islam adalah perbuatan dari setan dan itu harus di akhiri,”

The Christian Post melaporkan bahwa 85 persen dari Uganda adalah Kristen, sementara 11 persen adalah Muslim. Namun, beberapa daerah timur negara itu memiliki komunitas Muslim besar. Meskipun konstitusi negara memberikan kebebasan beragama, umat Kristen di sana sering menjadi sasaran karena iman mereka.

Sumber : berbagai sumber/Jawaban.com/em

Ikuti Kami