Mesir Penjarakan Umat Kristen Koptik Ini Meski Tidak Bersalah

Mesir Penjarakan Umat Kristen Koptik Ini Meski Tidak Bersalah

Mega Permata Official Writer
2815

Seorang Kristen Koptik tetap mengucap syukur kepada Tuhan atas tuduhan palsu yang ia terima dari pengadilan. “Terimakasih kepada Tuhan atas semuanya,” kata Garas seperti dilansir Christiantoday.com

Garas dipenjara pada September 2012 lalu atas tuduhan palsu. Ia dituduh telah menghujat Islam, serta menentang Presiden Mohamed Morsi melalui akun facebooknya. “Saya telah mneghabiskan tiga tahun dua bulan di penjara,” ujarnya yang bernama lengkap Bishoy Kameel Garas.

Garas terbukti tak bersalah dan akun facebook tersebut ditemukan palsu pada tahun 2015. Tetapi menurut pengacaranya, ia dipaksa untuk tetap dipenjara karena sikap keras Jaksa dan otoritas penjara yang ingin menyeretnya.

Namun demikian, Garas tetap optimis selama persidangan. “Hukuman saya adalah kehendak Tuhan dan kita harus menerima kehendak Tuhan. Pandangan kita memang terbatas tetapi pandangan Tuhan tidaklah terbatas,” ujar Garas pada ICC.

Bagaimanapun menurut ibunya mengatakan bahwa ia menghadapinya dengan ketakutan dan khawatir saat anaknya dipenjara. “Kami hidup berada dalam bahaya ditiap harinya. Kami berterimakasih kepada Tuhan begitu banyak atas Bishoy, telah melindunginya dan membebaskannya.”

Kasus Garas adalah salah satu dari banyaknya kasus penistaan agama yang diajukan di pengadilan Mesir beberapa tahun akhir ini. Ada dua belas orang dilaporkan telah dihukum dan lebihnya sedang menunggu persidangan.

Sumber : Christianheadlines.com/Jawaban.com

Ikuti Kami