Sadis! Setelah Diculik Tiga Pendeta Nigeria Dipaksa Lakukan Ini

Sadis! Setelah Diculik Tiga Pendeta Nigeria Dipaksa Lakukan Ini

Lori Official Writer
3494

Kabar mengejutkan datang dari Negeria Utara setelah tiga pendeta senior dari Gereja Kesatuan Kristus di Nigeria (TUCCN) diculik oleh sekelompok pria bersenjata saat tengah mengikuti kamp doa di Kaduna, Nigeria Utara pada Senin, 21 Maret 2016 lalu. Akibat kesehatan yang buruk, pendeta Illiya Anto, salah satu dari tiga pendeta tersebut akhirnya dibebaskan para penculiknya, sementara pendeta Dr Emmanuel Dzinggau dan Pendeta Yakubu Dzarma tetap ditahan dan akan dibebaskan apabila sudah mendapat uang tebusan sebesar 100 juta naira (setara 500 ribu dolar).

Seorang pendeta bernama Jibrailu Wobiya yang berhasil lolos bersama anggota gereja lainnya saat peristiwa penculikan itu menjelaskan apa yang terjadi saat itu. “Kami semua mengadakan pertemuan doa di kamp doa yang terletak di sepanjang Kaduna-Abuja Highway. Kami bekerja di kamp untuk persiapan konferensi gereja yang akan datang ketika para penculik menyerbu tempat itu dan mulai melepaskan tembakan udara,” ucap Wobiya, seperti dilansir Christian Today, Selasa (29/3).

Dia menuturkan kejadian terjadi pada pukul sepuluh pagi waktu setempat. Para pelaku tiba di camp dengan membawa senjata AK-47 dan masing-masing wajahnya ditutupi. Setelah melepaskan tembakan, kelompok bersenjata itu memaksa ketiga pendeta masuk ke dalam mobil lalu melaju pergi.

Kejadian penculikan ini segera dilaporkan kepada Sekjen TEKAN, gereja induk dari TUCCN dan meminta agar pemerintah mengambil langkah untuk menyelamatkan dua pendeta yang masih disandera. “Para penculik sudah menghubungi saya. Kedua pendeta itu masih berada di bawah tawanan, dan mereka menuntut kami untuk membayar uang tebusan sebesar 100 juta naira,” ucap Sekjen TEKAN, Pendeta Musa Ebuga.

Untuk menyelamatkan kedua pendeta tersebut, pihak gereja meminta pemerintah untuk melakukan segala upaya demi menjamin keselamatan mereka, dengan menyelidiki keberadaan lokasi sandera dan melumpuhkan para pelaku.

Ebuga menyampaikan bahwa seluruh anggota gereja tetap berdoa untuk kebebasan kedua pemimpin gereja ini. Mereka juga berharap agar semua lembaga keamanan di Nigeria bekerja sama untuk memastikan pembebasan mereka. Dengan penuh harapan, dia juga mengajak setiap orang untuk berdoa dan meminta pertolongan dari Tuhan. “Kita mengangkat mata kita ke atas surga, kita punya jaminan bahwa pertolongan kita nyatanya berasal dari Allah saja, pencipta langit dan bumi, dan juga penulis hidup. Allah kita tidak akan mengecewakan kita. Dia akan menyentuh hati para penculik dan semua yang terlibat dalam tindakan kriminalitas dan kejahatan ini untuk segera membebaskan mereka,” tandasnya.

Sumber : Christiantoday.com/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami