Alasan Kamu Harus ‘Mandiri’ Meski Sudah Punya Pacar

Alasan Kamu Harus ‘Mandiri’ Meski Sudah Punya Pacar

Lori Official Writer
3537

Hampir semua orang yang telah diikat dalam hubungan menyebutkan pasangannya adalah ‘bagian lain dari dirinya’. You are a half of me adalah ungkapan sayang yang lebih romantis yang digunakan dalam hubungan semacam pengganti kata-kata cinta ‘I Love You’. Karena kalimat ini dianggap lebih punya makna mendalam yaitu menunjukkan bahwa Anda sangat mencintai seseorang, dia melengkapi hidupmu dan menjadikannya utuh.

Banyak orang yang ingin memulai hubungan akan mencari seseorang yang bisa membuat mereka merasa hidup dan menjadi diri mereka sendiri. Bukan berarti bahwa hubungan itu harus terikat dengan begitu eratnya, karena masing-masing juga harus tetap menjadi diri mereka sendiri. Terikat dalam sebuah hubungan yang kuat dengan seseorang juga seharusnya tidak menghilangkan tingkat kemandirian karena hal itu sangat penting untuk menjaga kesehatan hubungan dan kehidupan kedua belah pihak. Seperti dalam ungkapan familiar ini, ‘sebelum kamu mencintai orang lain, cintailah dirimu terlebih dahulu’.

Berikut makna penting mengapa kamu harus mandiri meski sudah punya pacar.

Kemandirian memperkokoh hubungan kamu

Menjadi pribadi yang mandiri bukan berarti membuat keputusan tanpa mempertimbangkannya bersama pasangan. Misalnya, menyetujui undangan pernikahan teman tanpa memberitahukan pasangan terlebih dahulu. Kemandirian juga tidak berarti kamu harus menempatkan diri di atas pasanganmu.

Mandiri berarti memiliki kehidupan sendiri dan tidak tergantung dengan orang lain. Mandiri juga diartikan ketika kamu bisa menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang menarik minatmu tanpa harus melakukannya bersama-sama dengan orang yang kamu cintai. Saat seseorang sudah bisa menempatkan dirinya dalam segala situasi secara mandiri, maka otomatis dia juga pastinya akan bisa mendukung dan mencintai pasangannya.

Mandiri bukan berarti tidak membutuhkan orang lain

Menjadi mandiri bukan berarti harus menyangkali diri tidak memerlukan bantuan orang lain. Sebaliknya, menjadi mandiri adalah membiarkan diri sendiri sewaktu-waktu melibatkan orang lain dalam urusan –urusan yang tak mampu ditangani sendiri. Hal inilah yang memungkinkan dua orang yang menjalani hubungan bisa saling bergantung, sehingga ikatan diantara mereka menjadi semakin kuat. Ketergantungan inilah yang akan memberi nilai dalam hubungan, yaitu mengangkat harga diri kedua belah pihak. Sikap saling membutuhkan ini menjadi hal yang sangat penting dalam hubungan dan harus dipupuk bersama-sama.

Dengan itu, benarlah adanya makna dari ungkapan ini bahwa cinta adalah landasan yang kokoh dimana hubungan yang sejati dan tulus dibangun. Kadang kala kamu memang harus melepas ego sendiri dan mengasihi pasangan dengan sepenuhnya. Untuk itu, alangkah pentingnya merawatnya agar tetap bertahan lama dan tumbuh dengan sehat. Di satu sisi, kamu bisa mandiri untuk hal-hal yang bisa kamu lakukan sendiri, dan di sisi lain andalkanlah orang lain sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan diri bahwa kamu adalah mahluk sosial yang membutuhkan uluran tangan orang lain.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klikdi sini

Sumber : Lifehack.org/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami