5 Cara Bedakan Ponsel Asli dan Palsu

5 Cara Bedakan Ponsel Asli dan Palsu

Lori Official Writer
2746

Harga biasanya menjadi salah satu pertimbangan konsumen membeli ponsel smartphone, android, atau iPhone. Kadang kala konsumen malah terkoceh dengan bentuk barang semata dan tawaran produsen yang begitu meyakinkan. Mereka biasanya menyebutkan barang dengan sebutan KW1, OEM atau KW Super, dimana sebutan itu sebenarnya sama saja bahwa barang tersebut tidak asli atau palsu.

Agar Anda tidak tertipu saat membeli ponsel, terapkan beberapa cara mudah dan efektif ini sebelum berani membeli.

1. Lakukan riset kecil-kecilan soal produk aslinya

Carilah informasi pendukung terkait spesifikasi ponsel yang akan Anda beli, bisa dengan mengambil informasi dari website produk ponsel tertentu atau dari website teknologi terpercaya lainnya. Perhatikan dengan saksama seputar resolusi layar, tipe prosesor, besar RAM, internal memory dan resolusi kamera yang digunakan.

Bawa catatan tersebut saat hendak membeli sehingga Anda bisa menanyai produsen seputar produk. Anda tetap disarankan untuk teliti karena tak sedikit dari penjual yang bahkan telah mengakali device ponsel dengan aplikasi benchmark dan pendeteksi hardware yang seolah-olah menunjukkan spesifikasi yang sama dengan device aslinya. Untuk membuktikan keasliannya, cobalah memasang aplikasi pendeteksi seperti CPU X atau Device Info.

2. Periksa melalui IMEI

Ini adalah cara yang sangat efektif untuk memeriksa keaslian ponsel. Pada dasarnya, semua smartphone seperti Android, BlackBerry dan iPhone memiliki nomor IMEI untuk menunjukkan identitas dimana produk itu dibuat, tanggal dan tahun pembuatan serta nomor serial produk asli dari perusahaannya.

Periksalah IMEI melalui menu setting – lalu About Phone – Status. Selanjutnya jika IMEI sudah diketahui, cocokan dengan nomor IMEI yang tertera pada dosbook ponsel. Bisa dipastikan jika nomor seri tidak sesuai, ponsel itu berarti palsu atau barang bekas yang diperbaharui.

3. Perhatikan garansi

Pada umumnya, semua ponsel yang resmi harus disertai dengan kartu garansi dan jaringan service center asli. Kartu garansi juga kadang kala diberikan untuk barang bekas karena bisa jadi diberikan oleh distributor resmi. Tetapi agar Anda bisa memastikan status keaslian ponsel, bisa dilakukan dengan bertanya ke situs media sosial dari vendor bersangkutan yang ada di Facebook atau Twitter.

4. Periksa lewat kamera

Cara lain untuk memastikan keaslian ponsel adalah dengan menggunakan kamera ponsel. Ambil sebuah foto dan copy foto pada laptop/komputer windows. Setelah itu, klik kanan lalu pilih Properties. Selanjutnya, akan muncul kotak keterangan foto/gambar, lalu klik Details. Nah, di bagian ini Anda dapat mengetahui merk dan tipe ponsel yang digunakan untuk mengambil gambar.

5. Periksa lewat aplikasi Bechmark

Cara terakhir yang bisa sangat bermanfaat adalah dengan menggunakan aplikasi Benchmark. Pasanglah aplikasi ini dan lihat apakah spesifikasi ponsel sama dengan yang tertera pada aplikasi. Benchmark bisa juga digunakan untuk mengukur performa ponsel, apakah masih baik atau bermasalah pada sistemnya.

Sumber : Detik.com/Tabloidtekno.com/ls

Ikuti Kami