Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
2385



Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melakukan diskusi bersama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Papua terkait masalah kerukunan antarumat beragama di rumah kediaman JK di Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (20/10) pagi. Dalam diskusi tersebut, JK menyampaikan apresiasi kepada FKUB Papua karena telah bekerja keras untuk mewujudkan perdamaian antar-umat beragama di Papua.

Kerukunan beragama, katanya, juga bisa diwujudkan apabila tokoh-tokoh antaragama bisa saling mengunjungi dan lebih meningkatkan komunikasi. Sehingga apabila kasus berbau agama terjadi, bisa diselesaikan dengan cepat. “Untuk tetap menjaga toleransi dan perdamaian, Pak JK juga berharap agar tokoh-tokoh agama lebih sering saling mengunjungi, berkomunikasi agar pemahaman makin ditingkatkan,” kata Juru Bicara Wapres JK, Husain Abdullah, seperti dilansir Kompas com.

JK menyampaikan konflik-konflik besar yang terjadi di Indonesia sebenarnya bukan perkara perbedaan agama semata, tetapi banyak pula dilatarbelakangi masalah kepentingan politik, seperti konflik Tolikara, Papua yang terjadi karena kesalahpahaman sejumlah orang. Masalah toleransi beragama di Indonesia dinilai masih lebih baik dibandingkan dengan persoalan yang terjadi di negara-negara lain seperti Filipina dan Thailand. Karena Indonesia adalah negara yang masih menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Sebagai bukti adalah keberadaan Candi Borobudur di tengah wilayah mayoritas Muslim serta keberadaan pejabat negara dari berbagai latar belakang agama menjadi wujud dari kemajemukan masyarakat Indonesia.

“RI sangat toleran, buktinya simbol wisata kita Borobudur. Padahal negeri kita mayoritas muslim. Contoh lain adalah hari libur nasional di Indonesia adalah untuk semua hari raya agama. Kabinet selalu ada yang Kristen dan penganut agama lainnya,” terang Husain seperti apa yang disampaikan JK.

Senada dengan Wapres JK, Ketua FKUB Papua, Pdt. Lipiyus Biniluk membenarkan bahwa komunikasi yang aktif antara pemuka agama di Papua telah membantu upaya penyelesaian konflik agama, sehingga Papua kini hidup dalam kerukunan dan kedamaian. Sejak Papua menjadi bagian dari Indonesia, konflik agama hampir tidak pernah terjadi. Hal ini meyakinkan bahwa komunikasi antar tokoh agama memang penting untuk dilakukan.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Sumber : Kompas.com/Kontan.co.id

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Natalia 17 August 2019 - 20:06:35

Marty

0 Answer

Ahi Soga 16 August 2019 - 05:13:20

Gerakan yang dominan di lakukan dalam sepak bola a.. more..

0 Answer

Nelly Susylianti 15 August 2019 - 15:28:11

bagaimana cara supaya kita bisa bayar harga atas d.. more..

1 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7272

Banner Mitra Agustus Week 3