Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Theresia Karo Karo

Official Writer
2367


Ledakan fatal yang terjadi di Tianjin, sebuah kota pelabuhan sekitar 120 kilometer timur Beijing, Tiongkok, menyebabkan 114 orang harus kehilangan nyawanya. Bencana yang terjadi pada tanggal 12 Agustus 2015 ini juga menyebabkan ratusan warga di sekitar pelabuhan harus mengungsi.

Pusat Pelayanan Sosial Keuskupan Tianjin bersama para 60 relawan turun langsung ke lokasi untuk membantu para korban bencana. Dan sebelum berangkat menuju lokasi bencana, mereka terlebih dahulu diberikan penjelasan singkat mengenai kontaminasi bahan kimia akibat ledakan.

Bantuan untuk para korban bencana dilakukan dengan menyalurkan air minum, pakaian, dan perlengkapan lainnya ke rumah sakit dan pemukiman sementara. Salah satu yang turut turun ke lapangan untuk membantu evakuasi warga adalah Ignatius Song.

Ditempatkan di sekitar 500 meter dari lokasi ledakan, Song menggambarkan kekacauan yang berlangsung sesaat setelah bencana tersebut berlangsung. Di mana banyak kendaraan darurat dan ambulans yang lalu-lalang untuk membawa orang-orang yang terluka dan membutuhkan perawatan serta  mengangkut pasokan yang dibutuhkan para korban

“Pecahan kaca di mana-mana di jalan yang menuju ke lokasi ledakan. Ada bangunan  runtuh. Rasanya seperti menonton film bencana,” ungkap Song.

Dia kemudian lanjut menjelaskan bahwa, “ada antrian panjang untuk donor darah. Banyak mobil pribadi dan taksi yang menawarkan transportasi gratis. Sejumlah hotel menyediakan akomodasi gratis dan makanan. Ada hampir 100 kelompok relawan yang dibentuk oleh LSM atau individu,” terangnya.

Selain itu, Uskup Koajutor Melchior Shi Hongzhen, yang tinggal di Gereja Chongxinqiao, distrik Tanggu, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi ledakan juga melangsungkan misa untuk mendoakan para korban bencana.

Hingga saat ini, penyelidik masih berusaha untuk mencari petunjuk dan mengungkap penyebab ledakan hebat di gudang bahan kimia beracun dan gas di pelabuhan sibuk kawasan Tianjin tersebut. Dalam keterangan persnya, wakil walikota Tianjin mengatakan bahwa terdapat sekitar 700 ton bahan kimia sianida sodium beracun yang disimpan di dua tempat dalam lokasi ledakan.

 

Sumber : Ucanews/Voaindonesia.com by tk

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Gelatik Senja 22 August 2019 - 23:33:40

Cara mengendalikan hawa nafsu

0 Answer

Samu Vastro 22 August 2019 - 23:11:21

Hormati

0 Answer

Sarif Poltek 22 August 2019 - 21:37:34

Seorang nelayan berada di permukaan laut dengan p.. more..

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7274

Banner Mitra Agustus Week 3