Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Rere_karo

Official Writer
1989


Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa membatalkan pencalonan kepala daerah yang diketahui menggunakan gelar palsu. Perihal pembatalan hanya berlaku bagi calon yang terlibat dalam kasus pidana.

"Gelarnya tidak sah, tetapi sebagai pasangan calon tetap sah. Hanya kasus pidana yang bisa membatalkan pencalonan,” ungkap Ketua KPU Husni Kamil Manik, melansir dari Metrotvnews pada hari ini (31/7).

Bila nanti ada calon yang menggunakan ijazah palsu, pihaknya hanya bisa mencabut gelar dari nama mereka. Hal ini sesuai dengan persyaratan KPU yang menyatakan bahwa calon kepala daerah minimal lulus Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Diproses sebagaimana umum saja. Karena pendidikan tinggi tidak masuk persyaratan utama. Yang jelas jika dianggap ijazah tidak sah yang bersangkutan tidak bisa menggunakan gelarnya,” papar Husni.
 
Disamping itu, KPU juga berencana menunda Pilkada di beberapa daerah. Hal ini dikarenakan minimnya jumlah pendaftaran calon kepala daerah yang bahkan 'maju' dengan calon tunggal. Saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi kembali terkait wacana penundaan pilkada tersebut.

Sumber : Metrotvnews/Jawaban.com by tk

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

adrian 18 July 2019 - 21:48:14

Hutang

0 Answer

Dunia Anak 18 July 2019 - 12:05:47

Iop

0 Answer

Dunia Anak 18 July 2019 - 12:05:39

Rhon n

0 Answer


Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:04
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Banner Testify Juli Week 3


7269

Banner Fun Run Juli week 3