Hindari Transaksi Kartu Kredit untuk 3 Hal Ini

Hindari Transaksi Kartu Kredit untuk 3 Hal Ini

Theresia Karo Karo Official Writer
4427
Kita terbiasa menggunakan kartu kredit untuk membayar atau membeli sesuatu yang tergolong mahal. Dilansir dari Money.com, trik ini justru menyebabkan pengguna kartu kredit semakin sulit lepas dari utang.

Meskipun pembayaran dilakukan secara bertahap, namun hal ini membuat kita membayar dalam jangka waktu cukup panjang. Perangkap seperti inilah yang sering menjebak penggunanya. Berikut tiga transaksi yang sebaiknya tidak menggunakan kartu kredit:

#Tagihan rumah sakit
Tagihan rumah sakit sudah pasti mahal. Oleh sebab itu sebaiknya Anda tidak menggunakan kartu kredit untuk melunasinya. Hal ini hanya akan membuat bunga pinjaman semakin tinggi. Bila tidak ada pilihan lain, usahakan untuk mengatur rencana pembayaran dengan bunga rendah.

#Biaya pendidikan
Saat ini, transaksi kartu kredit juga sering digunakan untuk membayar pinjaman biaya kuliah. Salah satu contohnya adalah mahasiswa perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Pembayaran yang cukup besar menyebabkan pelunasan semakin lama ditambah dengan bunga yang semakin meninggi. Oleh sebab itu, salah satu solusinya adalah dengan mencari beasiswa.

#Biaya pernikahan
Untuk mewujudkan pernikahan impian, biasanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akan tetapi memulai kehidupan rumah tangga dengan sejumlah tagihan, tentu bukan ide bagus.

Sebab pada kenyataannya, perkara soal uang sering menjadi pemicu utama perceraian pasangan menikah. Kebiasaan dan diskusi yang rumit mengenai pengaturan keuangan setelah hidup dalam satu atap menjadi masalah antara suami dan istri. Karena itu, sangat tidak disarankan untuk menggunakan kartu kredit demi mewujudkan pernikahan Anda.


Anda diberkati dengan artikel ini, yuk share artikel ini di Facebook-mu dan ajak teman-temanmu untuk re-share link artikelnya. Semakin banyak yang re-share, semakin keren hadiahnya. Keterangan lebih lanjut, KLIK DI SINI.

Sumber : Liputan6/Jawaban.com by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami