Mitos dan Fakta Dibalik Olahraga Saat Haid

Mitos dan Fakta Dibalik Olahraga Saat Haid

Lori Official Writer
19521
Sebagian dari kita mungkin mempercayai mitos terkait larangan berolahraga saat sedang haid dengan alasan akan menyebabkan pendarahan berat. Padahal tak semua jenis olahraga bisa menyebabkan hal itu, namun lebih kepada memilih jenis olahraga yang aman dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh.

Meski sedang haid, olahraga justru disarankan untuk dilakukan karena bisa mengurangi gejala/rasa sakit dan efek samping terhadap mood yang berubah-ubah. Penulis buku Women’s Health for Life, Donnica Moore, MD menulis bahwa olahraga bisa meningkatkan pengiriman oksigen ke seluruh jaringan otot, sehingga bisa meredakan kram dan mengurangi kembung pada perut. Selain itu, olahraga yang intens selama haid juga bermanfaat untuk memperlancar sirkulasi darah sehingga mengurangi sakit kepala dan nyeri akibat kekurangan darah serta meningkatkan nafsu makan.

Lalu apa saja yang perlu dilakukan untuk berolahraga dengan aman dan nyaman saat sedang haid?

1. Pilihlah jenis olahraga yang aman dan ringan untuk dilakukan, seperti jalan kaki, berenang, senam aerobik, lari pendek dan pilates. Jika sudah merasa pusing, lemas, atau nyeri pada perut, segera hentikan olahraga.

2. Minum banyak air putih sebelum dan sesudah berolahraga agar tidak kehilangan cairan.

3. Pilih baju olahraga yang tidak terlalu ketat agar tetap nyaman selama olahraga.

4. Gunakan pembalut yang mampu menyerap cairan menstruasi dengan baik, mempunyai panjang ideal, dan lapisan pelindung samping yang kuat sehingga dapat melindungi Anda dari kebocoran selama melakukan aktivitas.

5. Segera ganti baju, pakaian dalam serta pembalut Anda setelah berolahraga untuk menjaga agar daerah kewanitaan Anda tetap bersih dan tidak lembap.

6. Konsultasikan diri dengan dokter apakah perlu mengkonsumsi suplemen/vitamin penambah darah selama periode menstruasi.

Jadi tak ada larangan olahraga bagi wanita yang tengah haid. Hanya saja Anda perlu cermat dalam memilih jenis olahraga yang aman dan disertai dengan pemenuhan kebutuhan tubuh selama haid.

Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com

Ikuti Kami