Ingin Investasi Reksadana? Pahami 4 Angka Rasio Ini (2)

Ingin Investasi Reksadana? Pahami 4 Angka Rasio Ini (2)

daniel.tanamal Official Writer
2313
<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} </style> Sebelumnya telah dijelaskan dua angka rasio yang disarankan oleh Penulis Buku “Sukses Finansial dengan Reksa Dana” dan “Fit Focus Finish” Rudiyanto untuk mengukur sehat atau tidaknya keuangan seseorang, sebagai langkah awal untuk pertimbangan berinvestasi di reksadana.

Berikut adalah 2 angka rasio lainnya:

3. Rasio Dana Darurat
Dana Darurat adalah sejumlah uang yang disimpan dalam bentuk yang mudah dicairkan. Bisa tabungan, emas batangan, ataupun reksa dana pasar uang.

Seseorang dikatakan sehat apabila rasio antara Dana Darurat dibandingkan dengan pengeluaran bulanannya antara 3 – 12 kali bulan pengeluaran. Misalkan total tabungan di bank adalah Rp 30 juta, sementara rata-rata pengeluaran per bulan Rp 10 juta, maka diperoleh rasio 3 (Rp 30 juta dibagi Rp 10 juta).

Dana darurat sangat penting karena ketika ada kejadian seperti keluarga atau teman dekat masuk rumah sakit, terkena PHK, atau kondisi darurat lainnya kita tidak perlu panik dan terpaksa menjual semua aset kita dengan harga Butuh Uang alias BU.

Bahkan ketika terjadi gejolak di bursa saham, sebagian dari dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli di harga rendah.

Semakin banyak anggota keluarga, maka semakin banyak dana darurat yang dibutuhkan. Namun terlalu banyak juga tidak baik karena hasil pada instrumen investasi yang mudah dicairkan itu biasanya tidak besar.

4. Rasio Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa
Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa adalah sejumlah uang yang dibayarkan kepada tertanggung apabila yang bersangkutan membeli asuransi jiwa dan mengalami risiko meninggal dunia.

Kenapa asuransi penting? Sebab ketika seseorang yang menjadi tulang punggung pencari nafkah meninggal, maka keluarga yang ditinggalkan akan mengalami kesulitan.

Dengan adanya asuransi, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga tersebut selama beberapa waktu sampai mereka bisa mandiri dan menafkahi diri sendiri.

Sama seperti dana darurat, tidak ada asuransi jiwa tidak baik, tapi terlalu banyak juga tidak baik karena biaya asuransi yang dibayarkan cukup besar.

Besaran uang pertanggungan asuransi yang wajar untuk seseorang atau disebut juga dengan istilah Human Life Value adalah sekitar 8 – 10 tahun pengeluaran ditambah biaya pendidikan hingga anak lulus perguruan tinggi.

Sebagai contoh, jika pengeluaran per bulan adalah Rp 5 juta dan untuk menyekolahkan anak sampai dengan lulus butuh Rp 100 juta, maka besaran uang pertanggungan yang sesuai Human Life Value adalah Rp 5 juta x 120 bulan + Rp 100 juta = Rp 700 juta.

Mengapa asuransi lain seperti kesehatan, penyakit kritis dan cacat tetap tidak diperhitungkan? Sebab saya mengasumsikan semua tersebut dalam kondisi terburuk sudah ditanggung negara melalui program BPJS Kesehatan.

Kesimpulan
Jadi, seseorang dikatakan sehat secara keuangan sehingga sudah siap untuk menjadi seorang investor reksa dana yang diharapkan bisa mencapai kesuksesan finansial, maka indikatornya sebagai berikut :

Indikator

Keterangan Sehat

Rasio Pendapatan Terhadap Pengeluaran

> 1

Rasio Cicilan Produktif

Rasio Cicilan Konsumtif

Maks 30%

Maks 0%

Rasio Dana Darurat

Antara 3 – 12

Rasio Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa

8 – 10 Tahun + Biaya Pendidikan anak


Membuat kondisi keuangan yang sehat selalu tidak mudah. Apalagi bagi kaum muda yang baru pertama kali masuk kerja. Boro-boro ada yang bisa disisihkan. Bisa cukup sampai dengan akhir bulan saja sudah syukur.

Untuk itu, persiapan untuk 2 indikator yaitu dana darurat dan pertanggungan asuransi jiwa dapat dilakukan secara pararel. Artinya meski dana darurat dan asuransi jiwa belum punya atau masih sedikit, investasi reksa dana sudah bisa dimulai.

Jika memang penghasilannya benar-benar tidak cukup, minimal fokus pada dana darurat dulu. Asuransi baru penting ketika seseorang sudah menikah dan menjadi kepala keluarga.


Sumber : Kompas.com
Halaman :
1

Ikuti Kami