Komnas HAM: Ruhut Sitompul Terbukti Bertindak Rasis

Komnas HAM: Ruhut Sitompul Terbukti Bertindak Rasis

daniel.tanamal Official Writer
4271

Dugaan tindak rasial oleh politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada pengamat politik Boni Hargens pada sebuah acara di salah satu televisi swasta beberapa bulan yang lalu terus bergulir. Kali ini Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyimpulkan bahwa Ruhut Sitompul terbukti melakukan tindakan rasial.

"Komnas HAM sesuai kewenangan yang dimiliki berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, maka berdasarkan seluruh temuan, fakta dan keterangan yang diperoleh, maka Ruhut Sitompul terbukti melakukan tindakan diskriminasi ras dan etnis," kata Komisioner Komnas HAM Ketua Pengawasan Diskriminasi Ras dan Etnis Natalius Pigai di Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Menurut Natalius, Ruhut terbukti melanggar Pasal 4 UU Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Natalius menambahkan bahwa Ruhut harus diproses dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan atau denda Rp 500 juta. "Komnas HAM meminta kepolisian secara transparan dan imparsial serta obyektif mengusut secepatnya," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya dalam sebuah acara di salah satu televisi swasta Kamis (5/12/2013), Ruhut melontarkan sebuah pernyataan yang sifatnya rasial kepada Boni. "Aku mau tanya, lumpur Lapindo itu warnanya apa? Hitam, kan? Ya udah, itu Boni Hargens itu kulitnya hitam," kata Boni menirukan ucapan Ruhut dalam acara tersebut. Usai pernyataan itu, Boni segera melaporkan hal ini ke Polda Metro Jaya pada Jumat (6/12/2013).

Tindak rasial adalah sebuah kejahatan serius yang harus diperangi karena dampaknya berbahaya bagi masyarakat luas. Tindak rasial ini dapat mengakibatkan kebencian dan juga ketidaksukaan antar suku, agama dan golongan yang dapat mengahdirkan konflik baru.

 

 

Baca Juga Artikel Lain:

Ahok: Prabowo Senang Jokowi Nyapres

Media Asing Sorot Pencapresan Jokowi

Jusuf Kalla: Jokowi Tak Khianati Jakarta

Pemilu Berpotensi Konflik Jika Jokowi dan Prabowo Tidak Nyapres



Sumber : Kompas.com
Halaman :
1

Ikuti Kami