Jika 2011 Dulu Marquez Menyerah, Takkan Ada Hari Ini

Jika 2011 Dulu Marquez Menyerah, Takkan Ada Hari Ini

Lois Official Writer
3017
Marc Marquez menjadi juara bertahan pada MotoGP 2014, meskipun finis di posisi kedua setelah Jorge Lorenzo pada seri ke-15 di Jepang. Namun tahukah Anda, karir Marquez nyaris berakhir pada 2011 dan jika saja dia menyerah saat itu, tidak akan ada hari ini.

Tahun 2011 Marquez mendapat gangguan pada mata setelah terjauh pada sesi latihan GP Malaysia di Sirkuit Sepang untuk Moto2. Marquez ketika itu sedang bersaing dengan Stefan Bradl untuk mendapatkan gelar juara dunia, dia tertinggal tiga poin. Pada akhirnya, dia harus merelakan Bradl menjadi juara dunia dan dirinya sebagai runner up.

"Waktu itu merupakan masa tersulit dalam karir saya karena itu merupakan lima bulan yang sangat panjang dengan cedera," ujar Marquez. Lima bulan itu merupakan waktu penuh kekuatiran buat Marquez, tidak ada jaminan dia bisa membalap lagi.

"Kami mendatangi enam atau tujuh dokter berbeda untuk menyembuhkan cedera itu. Mereka berkata, mungkin ini akan membaik pada akhirnya, mungkin juga tidak. Kami tidak menjamin kamu bisa membalap lagi," ujar Marquez menirukan kata-kata dokter.

Bukannya menyerah, Marquez berjuang dan tetap positif. Dia melakukan berbagai upaya. Dia mencoba membalap motocross dengan alat bantu penglihatan tapi tak berhasil. Dia pun menjalani operasi yang ternyata membuahkan hasil. "Setelah operasi, saya melihat semua mulai membaik. Terima kasih kepada dokter yang memberi saya kesempatan lagi untuk membalap dan menikmati hobi saya," ujarnya.

Tahun 2012 dia langsung menjuarai seri pertama di Qatar pada Moto2 dan dia keluar sebagai juara dunia. Tahun 2013, dia naik ke MotoGP dan langsung menjadi rookie yang menerima gelar juara dunia termuda sepanjang sejarah. Musim ini, dia kembali juara dengan menang fantastis dengan memenangi 10 balapan pertama secara beruntun dan membuat dirinya juara bahkan sebelum 3 pertandingan terakhir dilaksanakan.

"Pelajaran yang bisa diambil adalah kamu perlu menikmati setiap momen karena kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada masa depan," pesan Marquez.
Sumber : kompas.com by lois ho/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami