Waspada, Masalah Mulut dan Gigi Picu Ragam Penyakit Ini

Waspada, Masalah Mulut dan Gigi Picu Ragam Penyakit Ini

Lori Official Writer
16271

Dalam sebuah tulisan yang diterbitkan oleh Reader’s Digest, seorang drg. MI. Grace W. Susanto menulis dalam bukunya berjudul ‘Terapi Gusi untuk Kesehatan’ bahwa masalah mulut dan gusi yang dialami seseorang ternyata dapat menjadi pemicu ragam penyakit yang menyerang tubuh, seperti diantaranya:

 

#1 Nyeri kepala

 

 Nyeri kepala karena gigi biasnaya terlokalisasi, terjadi spontan dan sering. Hal itu akibat rangsangan saraf apda sekitar gisi dan gusi yang bermasalah, yang terhubung langsung dengan bagian saraf tertentu di kepala.

 

Nyeri kepala di bagian pelipis, disinyalir timbul akibat gigi dan gusi bagian deret atas yang tengah bermasalah, seperti gigi berlubang atau gusi membengkak. Sedang nyeri pada area telinga diindikasi oleh infeksi gusi di area sekitar rahang atas.

 

#2 Migrain

 

Migrain atau sakit kepala sebelah, menurut Grace bisa dikaitkan dengan gigi berlubang dan monosodium glutamate (MSG). Pasien yang kerap diserang migrain seringnya adalah mereka yang giginya berlubang pada sisi yang sama dengan sakit kepala yang dialami.

 

Pada bagian sarafnya juga ditemukan darah mengental, berwarna merah kehitaman. Sehingga menimbulkan migrain, untuk menyembuhkannya perlu dilakukan terapi gusi.

 

#3 Vertigo

 

Menurut Grace, pasien yang sudah pernah mengalami pencabtuan gigi geraham atas seringkali terkena vertigo. Vertigo merupakan gangguan sistem aliran darah dan keseimbangan tubuh dengan gejala timbulnya rasa pusing di kepala. Gusi yang dibiarkan ompong akan mneyebabkan posisi geraham yang berada disampingnya goyang dan menimbulkan peradangan pada gusi disekitarnya.

 

Bila hal ini terjadi, maka dokter harus mengambil tindakan perawatan saraf pada gigi yang ebrlubang atau gusi yang terbuka dengan membuang semua jaringan mati pada area bermasalah. Atau dengan segera memasang gigi palsu pada gigi yang ompong.

 

#4 Mendengkur

 

 Mendengkur bagi sebagian orang mungkin adalah perkara yang sepele, namun ternyata mendengkur atau ngorok sangat berhubungan dengan masalah gigi depan yang berjejal, gusi dan mulut yang tak sehat serta saliva (air liur).

 

Gigi depan yang berjejal dan plak atau karang gigi pada area tersebut menyebabkan air liur pekat. Kepekatan itu akan menganggu jalannya pernapasan melalui mulut karena air liur pekat menempel pada dinding-dinding mulut.

 

Kepekatan itu juga dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi. Konsumsi makanan bersantan, mengandung lemak tinggi, terlalu manis, atau minuman beralkohol akan membuat air liur semakin pekat.

 

Proses pencegahan kondisi ini dapat dilakukan dengan pembersihan karang gigi dan gusi, mengontrol konsumsi makanan pemicu air liur pekat serta mengonsumsi air putih dalam jumlah yang banyak.

 

Menjaga gigi agar tetap sehat dan bersih tak hanya berfungsi untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda, tetapi jauh lebih penting untuk menjauhkan Anda dari masalah gigi akibat bakteri dan kuman yang masuk bersama makanan yang menyebabkan beragam masalah kesehatan.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Ahok Vs Gerindra, Berpisah Karena Tak Lagi Sejalan?

Mantan Menteri Turki: Kristen Tak Lagi Jadi Agama

Siksaan Kejam Suami Pecandu Narkoba Terhadap Istri

12 Ayat Alkitab Ungkapan Syukur yang Perlu Diketahui

Tak Ada kata Mustahil!

Sumber : Reader?s Digest/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami