4 Hal yang Merusak Suasana Bercinta Pasutri

4 Hal yang Merusak Suasana Bercinta Pasutri

Lois Official Writer
4474

Berhubungan intim merupakan saat-saat romantis dan indah dengan pasangan, memperkokoh hubungan yang ada, dan memberikan rasa nyaman pada masing-masing pihak, baik istri ataupun suami. Namun, bisa jadi kegiatan ini hanya jadi rutinitas tanpa melibatkan perasaan yang dalam. Keindahannya dapat berkurang bahkan hilang. Ada 4 hal yang bisa merusak suasana bercinta tersebut yaitu :

Terlalu Dipikirkan

Nikmati saja saat-saat bersama tersebut tanpa terlalu memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan hubungan intim tersebut. Hilangkan pikiran-pikiran yang lain dan nikmati saja.

Kuatir dengan Penampilan

Hilangkan juga ketakutan akan penampilan wajah atau bentuk tubuh Anda saat melakukan hubungan suami istri. Jangan kuatir, karena sebenarnya penampilan Anda sebenarnya tidak akan berpengaruh pada Anda ataupun pasangan.

Terlalu Banyak Bicara

Saat bercinta, bukan berarti Anda tidak boleh berbicara sama sekali. Tapi membicarakan hal lain saat berhubungan intim jelas bukan hal romantis. Pembicaraan tersebut bahkan dapat membunuh mood saat bercinta.

Memalsukannya

Sebenarnya niat tulus, yaitu ingin menyenangkan pasangan sehingga kita pun memalsukan orgasme. Namun, hal itu akan terasa. Jujurlah jika memang belum mencapainya, biarkan Anda dan pasangan benar-benar mengalami keintiman yang sebenarnya.

Berhubungan intim sesungguhnya merupakan perekat hubungan suami istri yang harus dijaga kejujurannya dan keintimannya. Hal ini sangat mempengaruhi hubungan. Tidak hanya masalah fisik, hubungan intim sangat mempengaruhi perasaan masing-masing pasangan. Jadi, membina hubungan suami istri tetap awet merupakan salah satu resep keluarga langgeng.

 

Baca juga :

Chord Lagu Milik Hillsong : This I Believe

4 Cara Ajari Anak Atasi Kegagalan

Cara Mengatasi 10 Racun di Sekitar Kita

Ingin Berinvestasi? Pelajari 4 Investasi Ini

Kencan Pertama, Apa yang Harus Dipersiapkan?

Sumber : vemale.com by lois ho/jawaban.com

Ikuti Kami