Theresia Karo Karo

Official Writer
2738


Penutupan rumah ibadah kembali dilakukan oleh pemerintah. Kali ini Masjid Nur Khilafat Ciamis milik jemaat Ahmadiyah disegel oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis (29/6). Melihat diskriminasi kelompok minoritas yang berkelanjutan, Solidaritas Korban Tindak Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Sobat KBB) melangsungkan konferensi pers pada hari Minggu (29/6) di sekretariat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Peristiwa yang serupa sebelumnya pernah terjadi di HKBP Filadelfia yang ditutup oleh Bupati Bekasi. Pendeta Palti Panjaitan mengungkapkan peristiwa ini dianggap fatal. Pemerintah yang seharusnya menjamin kebebasan warga untuk menjalankan ibadah malah mendiskriminasi kelompok minoritas. Jaminan untuk menjalankan ibadah sesuai kepercayaan bahkan telah diatur dalam undang-undang.

Lewat konferensi ini, Pendeta Palti menyatakan dukungannya agar Bupati Ciamis dapat mengembalikan hak-hak konstitusional warganya. "Sebagai anak bangsa, saya nyatakan dukungan bagi teman-teman Muslim di masjid Nur Khilafat, kita berbeda, bukan untuk memisahkan tetapi untuk saling memperkaya. Memasuki bulan Ramadan, mari kita rawat Bhinneka Tunggal Ika, semua berhak hidup bersama. Dalam suasana yang seperti ini iman saya semakin kuat, ketika saya bisa menghadapi perbedaan," ungkapnya.

Bukan hanya Pendeta Palti, konferensi ini juga dihadiri oleh KontraS, LBH Bandung, AJI Bandung, Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (Jakatarub), Perkumpulan 6211, Gusdurian Jawa Barat, Institut Perempuan, Garda Kemerdekaan, Waksa Balaka dan Front Pembela Pancasila.

Situasi ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak konsisten dalam menjalankan aturan yang sudah dilandasi Undang-Undang. Bila hukum tidak ditegakkan, bukan tidak mungkin hal yang sama akan terus kedepannya. Saat ini Indonesia sangat rentan bagi kelompok minoritas yang menjadi korban diskriminasi. Negara dan pemerintah pusat diharapkan perannya untuk menjamin hak masyarakat tanpa terkecuali. Diharapkan pemerintah yang berikut lebih baik dalam membela hak rakyatnya.

 

Baca Juga:

Paus Fransiskus: Legalisasi Narkoba Bukan Solusi

Korea Utara Ultimatum Amerika Karena The Interview

Jeffrey Kairupan: Awal Buruk Bisa Berakhir Mulia

Kalah Taruhan Bola, Mahasiswa Bunuh Diri di Kampus

Menang atas Nigeria, Messi Berasal Dari Jupiter?

Sumber : Satuharapan/Ucanews.com by tk


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Juni Week 1-2


7253

Banner Mitra Juni Week 1-2