Theresia Karo Karo

Official Writer
5434


Lapangan pekerjaan bagi kaum disabilitas terbatas jumlahnya di Indonesia. Pribadi dengan kebutuhan khusus, memiliki halangan dalam berkomunikasi, sebagai contohnya kaum tuna rungu. Tapi hal tersebut menjadi terobosan dari Ratnawati Sutedjo, pendiri Precious One. Tekadnya untuk membantu orang-orang berkebutuhan khusus, membawanya mengembangkan hasil kerajinan tangan lewat kaum tuna rungu.

Gagasan usaha ini muncul saat dirinya menderita penyakit Hepatitis A pada tahun 2001, yang menghalanginya untuk beraktifitas selama 2 bulan. Perenungan ini menghasilkan niat untuk bekerja bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus.

Ratna mengakui, bahwa sulit dalam memulai usahanya. Tetapi Tuhan selalu ada membantu menguatkan dirinya. Pergumulannya dimulai dengan jawaban dari Tuhan yang tidak sesuai keinginannya. Di saat dia meminta rekan untuk memulai, Tuhan menjawabnya dengan menanyakan kembali visinya. Berulang kali dirinya merasa belum yakin, berulang kali pula jawaban yang sama diberikan Tuhan.

Semua pekerja adalah orang-orang berkebutuhan khusus, para tuna rungu. Kendala pasti ada, untuk itu Ratna selalu berkata "tolong kita sama-sama jangan pernah mengeluh untuk urusan komunikasi, karena kita sama-sama tahu mereka tidak bisa mendengar dan susah ngomong, jadi itu udah tidak boleh di nomor satukan".

Dirinya bersyukur dengan tim manajeman yang mau bekerja sama membantu kaum disabilitas. Kualitas produk yang harus tetap terjaga menjadi salah satu tugas Ratna dan tim. Precious One memiliki visi, bahwa setiap orang berharga, sekalipun bagi yang berkebutuhan khusus. Tidak lupa pula Ratna bermimpi untuk lebih mengenalkan pribadi-pribadi yang tidak mengasihani dirinya sendiri. "Mimpi kami adalah kami ingin membangun rumah inspirasi, di mana kami ingin menggabungkan 2 workshop di Sunter dan Permata dalam satu tempat. Dan kami ingin, setiap orang yang ke Jakarta mampir ke workshop kami", tambahnya.

Ratna ingin memberikan contoh pada masyarakat, bahwa hidup ini sebuah perjuangan tidak boleh menyerah. Orang dengan kebutuhan khusus telah menunjukkan mereka terus berjuang hingga hari ini. Ratna berpesan, "teruslah berjuang dan jangan pernah fokus pada kelemahan diri anda sendiri, tapi berfokuslah pada apa yang masih bisa anda berikan".

 

Sumber Kesaksian: Ratnawati Sutedjo

Sumber : V140512193357


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Bestina 123 1 April 2020 - 06:38:40

Apa arti Tuhan mengindahkan Elkana dan Hana

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:45:14

Cara bebas utang kartu kredit

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:44:30

Cara bebas utang

0 Answer


Dans Beem 23 March 2020 - 22:36:34
Dsni saya memohon agar abang saya di doain, untuk ... more..

Nining Bella 23 March 2020 - 01:52:16
shallom saudara seiman,..saat ini keluargaku terli... more..

Edward Harjono 17 March 2020 - 22:54:24
Dukung doa anak saya Evan spy komitment dalam renc... more..

adiek sheptina 25 February 2020 - 10:15:45
Saudara, mohon bantuan doa utk saya yang mencari p... more..

advertise with us


7268

advertise with us