12 Mei 1998, Prabowo Sedang Bersama Rhoma Irama

12 Mei 1998, Prabowo Sedang Bersama Rhoma Irama

Budhi Marpaung Official Writer
3692

Di hadapan para alumni dan mahasiswa Trisakti, Hasyim Djojohadikusumo memastikan bahwa kakak kandungnya, Prabowo Subianto tidak ikut terlibat dalam peristiwa 12 Mei 1998 atau kini dikenal dengan Tragedi Trisakti. Menurutnya, saat penembakan terjadi, mantan menantu Soeharto itu sedang menerima tamu di kediaman pribadinya.

"Keluarlah Pak Rhoma Irama dan istrinya. Ternyata mereka bertemu dengan Pak Prabowo," ujar Hashim di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu, 10 Mei 2014.

Sebelum Rhoma dan istri meninggalkan rumah, dikatakan Hasyim, Prabowo sempat memperkenalkan kedua tamu kepada dirinya. Sepeninggal Raja dangdut dan sang istri, ia pun langsung bertanya kepada Jenderal TNI bintang tiga tersebut. "Saya bertanya, ini apa? Ada penembakan di Trisakti?" tutur Hashim, menirukan pertanyaan yang ia sampaikan ke Prabowo saat itu.

Dikatakan Hashim, Prabowo begitu terkejut mendengar kabar penembakan di kampus Trisakti tersebut. "Saya juga dengar itu. Saya heran, kok, bisa ada korban? Saya dengar polisi dapat perintah pakai peluru karet. Supaya tidak ada korban," sambungnya.

Sampai dengan hari ini, 16 tahun lewat, Tragedi Trisakti masih menjadi misteri. Pelaku utama yang disebut-sebut berasal dari kalangan militer belum juga terungkap. Berbagai kalangan berharap pemerintah ke depan dapat serius menyelesaikan kasus HAM ini. Namun ada keraguan yang muncul bahwa kasus Tragedi Trisakti dan kasus-kasus HAM yang melibatkan militer sepertinya tidak akan pernah bisa diselesaikan sampai kapan pun juga. Apakah keraguan ini benar? Waktulah yang akan menjawabnya.

 

Baca juga:

Keluarga Korban Tragedi Trisakti 1998 Kecewa Pada SBY

Menang atas Peristiwa Buruk

Chord Lagu: Endless Praise

Dokumentasi Kopdar Forum JC 3 Mei 2014

Sumber : tempo.co , jawaban.com / budhianto marpaung
Halaman :
1

Ikuti Kami