Keluarga Korban Tragedi Trisakti 1998 Kecewa Pada SBY

Keluarga Korban Tragedi Trisakti 1998 Kecewa Pada SBY

Budhi Marpaung Official Writer
3791

Sudah enam belas tahun berlalu, tetapi kasus Tragedi Trisakti 1998 sampai kini tak kunjung tuntas. Para keluarga korban pun kecewa kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang mereka anggap telah mengingkari janji yang pernah diucapkan kepada mereka.  

"SBY sampai lengser enggak ada tindakan, anak kita tuh korban ditembak aparat negara. SBY padahal sudah janji apalagi anak kita dikasih gelar pahlawan demokrasi. Itu bukan main-main," ujar Lasmiati, ibunda Heri Hertanto, salah satu korban tewas dalam insiden Semanggi dari mahasiswa Trisakti seperti dikutip Merdeka, Kamis (8/5).

Namun begitu, Lasmiati mengaku tidak akan menyerah. Ia dan keluarga korban Tragedi Trisakti 1998 bakal terus berjuang dengan mendorong pemerintahan yang baru agar segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat ini. "Kami hanya ingin keadilan ditegakkan," ungkap Lasmiati.

Seperti diketahui, jelang lengsernya Soeharto dari kursi kepresidenan, gerakan mahasiswa di seluruh Indonesia menuntut reformasi begitu kuat. Perjuangan para mahasiswa ini ternyata memakan korban jiwa.

Pada 12 Mei 1998, empat orang mahasiswa Trisakti yakni Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie tewas diterjang peluru tajam yang diduga kuat keluar dari senjata tentara Indonesia.

 

Baca juga: 

SBY Puji Jokowi

4 Pelajaran Penting Dari Kisah Jalan Ke Emaus

My God / Kau Terhebat

Dokumentasi Kopdar Forum JC 3 Mei 2014

Sumber : merdeka.com, jawaban.com / budhianto marpaung

Ikuti Kami