Alami Masalah Kesuburan? Tenang, Ada Sperma Buatan

Alami Masalah Kesuburan? Tenang, Ada Sperma Buatan

Puji Astuti Official Writer
4311

Bagi para pria yang mengalami masalah kesuburan karena produksi sperma yang rendah atau bahkan tidak menghasilkan sperma sama sekali, ada kabar gembira untuk Anda. Dunia kesehatan telah berhasil menemukan cara untuk menghasilkan sperma buatan dari gen orang tersebut yang diambil dari kulitnya.

Berdasarkan berita yang dirilis Telegraph, peneliti telah berhasil membuat percobaan pada tikus dalam hal pembuatan sperma ini. Gen dari kulit tiga orang pria dimanipulasi hingga didapatkan stem cell, setelah itu dimasukkan dalam testis tikus dan kemudian menghasilkan sperma buatan tersebut. Namun hasil penelitian ini belum cukup untuk dilakukan percobaan pada manusia.

"Hasil penelitian kami adalah yang pertama kali dalam model eksperimen perkembangan sperma. Bahkan telah memungkinkan untuk tranplantasi sel induk yang bisa diaplikasikan langsung pada testis pria yang mengalami masalah produksi sperma," demikian rilis pers yang dibuat pemimpin penelitian tersebut, Dr. Renee Reeijo Pera.

Saat ini sekitar 10-15 persen pasangan mengalami masalah ketidaksuburan, sekalipun dengan berbagai penyebab yang berbeda. Namun hasil penelitian yang telah dilakukan sejak 2012 lalu oleh peneliti ini akan sangat membantu dalam mengatasi masalah para pasangan yang mengharapkan keturunan.

Para peneliti optimis dalam waktu yang tidak lama lagi penelitian mereka akan berhasil di aplikasikan kepada manusia sehingga masalah ketidaksuburan yang disebabkan karena kurangnya produksi sperma dapat diatasi dengan cara medis yang terpercaya. Namun, jika nanti ada pasangan yang berhasil memiliki anak dengan cara ini, menurut Dr. Allan Pacey, dosen senior tentang masalah reproduksi di Universitas Sheffield, anak tersebut akan tetap mewarisi gen ketidaksuburan orangtuanya.

Anak adalah berkat dari Tuhan, sebuah kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan Tuhan kepada orangtua. Namun, kapan kepercayaan itu diberikan, hal itu seringkali menjadi misteri. Ada yang begitu memasuki pernikahan langsung mendapat anak, namun ada juga yang harus bergumul dan berusaha bahkan dengan bantuan medis. Namun apakah hasil penelitian dengan melakukan rekayasa genetika seperti ini menjadi salah satu cara yang Tuhan kehendaki untuk membantu memperoleh keturunan? Hal ini masih menjadi pro dan kontra.

Sumber : Telegraph.co.uk | Yahoo.com | Puji Astuti
Halaman :
1

Ikuti Kami