Masyarakat AS Masih Sukai Film Tentang Yesus

Masyarakat AS Masih Sukai Film Tentang Yesus

daniel.tanamal Official Writer
2698

Saat ini tren film-film bertema agama tetap kuat dalam industri film yang memproduksi film semacam itu tahun ini saja. Banyak diantaranya mungkin dilupakan orang hanya beberapa minggu setelah diluncurkan, sementara yang lainnya dapat menjadi film sangat laris.

Film Son of God, yang mengisahkan kehidupan Yesus, baru-baru ini diluncurkan dan penjualan tiketnya cukup baik. Gereja-gereja di seluruh AS menyewa bioskop agar jemaah dapat menonton film tersebut.

Profesor filsafat dari American University, Martyn Oliver mengatakan, film-film yang menawarkan penggambaran populer mengenai Yesus menyasar penonton beragama Kristen. "Tidak ada visi tunggal atau khusus dari para pembuatnya. Mereka memberikan apa yang orang sudah tahun" ujarnya. 

Oliver mengatakan para pembuat film tidak banyak mengambil risiko finansial karena pasar Kristen telah teruji pada 2004 dengan The Passion of the Christ. Film kontroversial yang dibuat Mel Gibson tersebut meraup pendapatan US$1 miliar di seluruh dunia.

"Ia melakukan kampanye pemasaran yang agresif di gereja-gereja Protestan dan terutama gereja penginjil yang besar sebelum peluncuran The Passion of the Christ,” ujarnya.
 
Gibson juga memiliki visi artistik, ujar Oliver, dengan penggambaran penuh kekerasan dan terpolarisasi membuat banyak orang di seluruh dunia kagum. Namun Son of God belum sejajar dengan film Gibson dan target penontonnya bisa berkurang segera. 
 

 


Ikuti Kami