Demi Madu, Suku Nepal Pertaruhkan Nyawa di Bukit Himalaya

Demi Madu, Suku Nepal Pertaruhkan Nyawa di Bukit Himalaya

Lori Official Writer
5752

Para tetua suku Nepal memiliki kebiasaan yang berbeda. Para pemburu madu ini berani mempertaruhkan nyawa demi memanen madu dari sarang lebah terbesar di dunia di kaki bukit Himalaya, Nepal.

Untuk mencapai sarang madu, mereka harus memasang tangga dan tali yang menjuntai hingga ke puncak bukit berketinggian ratusan meter. Asap hitam tebal digunakan untuk mengusir lebah. Saat memanen madu, para pemburu ini akan menggunakan dua tonga atau tongkat bambu panjang, dan memasukkannya ke dalam keranjang yang telah diikat seimbang dengan tali.

Sementara sejumlah anggota suku tetap di bawah kaki bukit menunggu keranjang diturunkan oleh pemburu dari ketinggian. Suku Nepal menyampaikan bahwa ‘pemotong’ menjadi pekerjaan yang paling sulit. Mereka harus bergelantung di tangga tali hingga sekitar 50 meter di atas tebing dan berjuang memanen madu.

Uniknya, panen madu yang berbahaya ini justru mengundang penasaran para wisatawan internasional. Banyak diantaranya tertarik mencoba cara pemburuan madu di kaki bukit Himalaya ini. Atraksi ini bahkan mampu meningkatkan minat wisata di Nepal.

Untuk diketahui, pemburu madu suku Nepal menjadikan madu sebagai sumber pendapatan utama mereka. Produksi madu dari negara ini pun sudah diekspor secara luas ke berbagai negara seperti Jepang, Cina dan Korea untuk dijadikan sebagai obat murni.

Madu yang dihasilkan dari Kaki Bukit Himalaya tersebut dapat diperoleh dengan kemasan mewah saat ini, walau demikian tidak banyak yang tahu bahwa untuk mendapatkannya berisiko besar terhadap nyawa pemburu madu suku Nepal.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Jokowi: Siswa Jangan Hanya Twitter dan Facebook-an

Prabowo: Kalau Ditawari Uang Terima Saja!

Daftar Calon Legislatif di Sumatera Selatan

Komnas HAM: Ruhut Sitompul Terbukti Bertindak Rasis

Jelang Pemilu, PGI Imbau Gereja Hindari Politik Uang

Sumber : Daily Mail/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami