Terhadap masalah anak terlantar dan kaum kurang mampu yang tersebar di jalanan Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengimbau Dinas Sosial untuk menghadapinya dan menjalankan penertiban dengan hati nurani.
Dirinya berharap Dinsos bekerja keras memerhatikan nasib mereka, terlebih di kala musim penghujan. "Mereka (Dinsos) harus punya hati hadapi Jakarta. Pada Dinsos saya mau pastikan tidak ada anak terlantar, orang tua tidak mampu kedinginan di emperan di musim hujan. Kalau orang miskin baju basah kuyup, enggak ada baju ganti, enggak ada makanan, tinggal di pinggiran netes air, mati mereka. Ini enggak boleh terjadi," katanya di, Jakarta, Kamis (21/11).
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku belum puas terhadap kinerja Dinsos. Selama ini, penertiban anak jalanan, gelandangan dan pengemis sering berakhir dengan aksi kejar-kejaran. "Saya enggak mau lagi orang Dinsos pake rompi ngejar-ngejar anak-anak turun di lampu merah. Anda harus turun, ajak baik-baik ngomong masalahnya apa," ucapnya.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!