Fakta Tentang Yesus Dianggap Tak Masuk Akal

Fakta Tentang Yesus Dianggap Tak Masuk Akal

daniel.tanamal Official Writer
7876

Kesimpulan penulis buku "Caesar's Messiah” asal Amerika Serikat Joseph Atwill yang menyimpulkan bahwa Yesus Kristus hanyalah rekaan belaka alias hoax ditanggapi lain oleh peneliti senior di Center of Inquiry Ronald A. Lindsay.

Ronald menganggap fakta yang menganggap bahwa tidak atau adanya Yesus Kristus sebagai hal yang tidak masuk akal. "Kenyataannya, kita sepertinya tidak akan pernah tahu 'fakta' tentang Yesus. Ada terlalu banyak cerita yang berbeda tentang Yesus, semua punya masalah kredibilitas yang serius dan tidak konsisten satu sama lain," ungkapnya.

Lindsay mengatakan bahwa untuk para sejarawan yang obyektif, Yesus akan tetap menjadi figur yang seperti bayangan. Meski banyak orang menganggap bahwa cerita soal Yesus adalah kebenaran yang tak terbantahkan, namun pada fakta ekstrem lain, ada orang seperti Atwill yang menganggap bahwa Yesus adalah sosok yang dibuat. "Saya pikir dua ekstrem ini hampir sama-sama tidak masuk akal."

Jika ditanyakan hal apa yang diyakini sehingga Yesus Kristus itu pernah ada, sedikitnya ada tiga faktor, pertama dokumentasi tertulis yang mencatat eksistensi Yesus dibumi. Kesemuanya tertulis dalam 27 buku Perjanjian Baru yang ditulis oleh penulis yang tahu secara langsung mengenai Yesus atau menerima informasi dari mereka yang kenal langsung.

Secara spesifik, empat Injil menceritakan kehidupan dan pengajaran Yesus dari perspektif berbeda. Tulisan-tulisan ini diteliti dengan sangat ketat oleh para ahli dari dalam dan dari luar kekristenan. Faktor kedua adalah bukti fakta arkeologis dimana beberapa peninggalan Yesus seperti jubah hukuman, paku dan mahkota yang ditemukan.

Dan terakhir adalah dampak yang ditimbulkan oleh karena Yesus, yaitu mayoritas terbesar pemeluk keyakinan didunia ini adalah umat Kristen dalam berbagai aliran dan lintas denominasi yang percaya akan keilahian Yesus dan masih berjalan terus hingga saat ini.

 

 

Sumber : Kompas.com

Ikuti Kami