50 Warga Kristen Laos Dipaksa Pindah Agama

50 Warga Kristen Laos Dipaksa Pindah Agama

Lori Official Writer
9807

Sebanyak lima puluh warga Kristen Laos terancam digusur dari desa Nongdaeng. Mereka mendapat ultimatum agar berpindah agama atau diusir paksa dari desa.

Menurut laporan dari Human Right Watch for Lao Religious Freedom (HRWLRF), pada 30 Agustus 2013 lalu, pemimpin desa Nongdaeng memanggil 50 orang yang terdiri dari 11 keluarga tersebut ke kantor pemerintah pusat dalam sebuah pertemuan dimana mereka diperintahkan meninggalkan iman Kristen dan beralih pada kepercayaan animisme yang mayoritas dianut warga desa tersebut.

“Mereka dituduh Kristen Lao percaya dengan kekuatan agama negara Barat, yang dianggap merusak. Pejabat pemerintahan menyatakan bahwa tidak ada iman Kristen yang dapat dipatuhi atau dilaksanakan di desa Nongdaeng,” ujar HRWLRF, seperti dilansir Christiantoday.com, Kamis (19/9).  

Pada bulan Februari 2013 silam, sekitar 50 warga Kristen telah diusir karena menjadi Kristen. Namun kali ini, mereka tampaknya tetap memengang teguh iman mereka dan tetap menjalankan ibadah di rumah.

Laos merupakan negara mayoritas penganut agama Budha dan aninisme. Sehingga tindakan penganiayaan dan pemaksaan iman kepada umat Kristen kerap terjadi. Mari doakan agar Tuhan melawat negara ini dan mengubahkan hati para pemimpinnya untuk berpaling kepada Yesus.  


Baca Juga Artikel Lainnya:

Gereja Ganjuran, Gereja yang Bernuansa Jawa

Universitas Kristen Amerika Targetkan Pelajar Cina

Pentingnya Berinvestasi Bagi Freelancer

10 Kesalahan Jadi Freelancer (1)

Cloudy with a Chance of Meatballs 2, Perjuangan Hentikan Mesin Pencipta Mutan

Sulitnya Keluar Dari Kebiasaan Buruk

Sumber : Christiantoday.com | Jawaban.com | Lori
Halaman :
1

Ikuti Kami