7 Orang yang Sebut Ahmad Dhani Tak Becus
Sumber: kapanlagi.com

Nasional / 11 September 2013

Kalangan Sendiri

7 Orang yang Sebut Ahmad Dhani Tak Becus

Lois Official Writer
4477

Abdul Qodir Jaelani alias Dul yang masih 13 tahun itu mengendarai Mitsubishi Lancer berkecepatan tinggi di Tol Jagorawi, pada Minggu dini hari kemarin (8/9) yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Dia belum memiliki SIM namun entah kenapa bisa mengendarai sebuah kendaraan di jalanan. Banyak orang yang mengkritik cara pengasuhan Ahmad Dhani sebagai seorang ayah akibat ulah Dul yang dijadikan tersangka ini. Berikut orang-orang tersebut :

Kadiv Pengawasan dan Monev Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) M Ikhsan menegaskan bahwa kasus kecelakaan itu jelas karena kesalahan Ahmad Dhani. Dhani harus bertanggung jawab karena lalai tidak menjalankan kewajibannya. Menurutnya, Dhani bersalah dan bisa dikenakan Pasal 13, UU No. 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak.

Pegiat otomotif Alex Asmadoebrata pun menyatakan Dhani harus bertanggung jawab karena lalai membiarkan anaknya yang masih di bawah umur menyetir kendaraan. “Dia harus tahu kan anaknya belum cukup umur. Semua orang bisa pegang setir. Harusnya ada pembelajaran bagaimana etika di jalanan dan bahayanya,” ujar mantan pembalap itu. Menurutnya lagi, jangan merasa punya banyak duit, lalu anak-anaknya dibebaskan begitu saja.

Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari menyatakan, dalam UU Sistem Peradilan Anak, usia 18 tahun ke bawah tidak bisa dimintai pertanggungjawaban secara hukum. Dia yakin peristiwa nahas ini bisa terjadi karena kelalaian orangtua dalam melakukan pengawasan terhadap anaknya. Orangtua menyebabkan si anak kacau termasuk anak jadi frustasi. Mereka tidak mendapat hak-hak mereka seperti perlindungan atau kasih sayang ibu misalnya.

Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto sebagai pemerhati anak mengungkapkan kejadian ini jelas kesalahan Dhani. “Saya melihat ini seperti jalan pintas menuju terjadi sebuah kecelakaan. Karena di usia seperti itu, psikologis mereka masih labil. Emosinya masih sulit dikendalikan,” ujar Kak Seto.

Anggota Komisi VIII DPR, Hasrul Azwar menegaskan Ahmad Dhani harusnya melakukan pengawasan terhadap anak selama 24 jam. “Dia jangan sibuk karier dan kerjanya dong, idealnya bagi orangtua yang pisah karena cerai, hingga menjadi single parent ya jangan sibuk dengan rutinitas, jangan mementingkan karier. Itu berbahaya sekali,” ujarnya. Dia juga menyatakan tidak etis anak usia 13 tahun sudah pacaran, kebut-kebutan hingga dini hari. Orangtua  harus disiplin, jangan lalai dan luput mengawasi.

Ketua Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyatakan kecelakaan tersebut murni kelalaian kedua orangtuanya, Dhani dan Maia. "Ini murni kelalaian orangtua yang tidak mampu mengontrol hingga berdampak pada orang lain. Mengacu pada UU Lalu-lintas tahun 2009, anak usia 13 tahun belum cukup dibenarkan untuk mengendarai motor atau mobil," ungkap Arist. Dengan memberikan mobil sebagai hadiah kepada anak yang belum cukup umur, Arist menilai bahwa itu berarti memberikan kesempatan pada anak.

Menurut Pengamat Otomotif Jusri Pulubuhu, seharusnya Dul tidak diizinkan mengendarai mobil sendiri. "Anak-anak usia dini atau di bawah 17 tahun kemampuan imajinasinya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan logikanya. Contohnya, ketika anak-anak di dalam mobil melihat ayahnya mengendarai mobil, pasti akan ikut-ikutan nyetir, padahal ia hanya sekadar memegang kursi. Atau anak-anak sedang memegang suatu benda, lalu berimajinasi seolah-olah yang dipegangnya itu adalah HP," kata Jusri kepada merdeka.com, Senin (9/9).

Dari kasus ini kita perlu belajar tentang pengasuhan anak yang benar. Jangan sampai anak diperbolehkan berbuat apa saja. Harus ada batasan, harus ada disiplin, dan pengajaran. Ajarilah anak Anda dan bentuklah mereka seperti yang Tuhan mau, maka mereka pun menjadi seperti itu.

 

Baca juga :

Cronut, Pastry yang Membuat Orang Rela Antri

Ini Dampak Perceraian Orangtua Pada Anak

Tiga Hal Penting Untuk Dapat Perkenanan Tuhan

Ini Dampak Perceraian Orangtua Pada Anak

Mitos Seputar Kerontokan Rambut dan Kebenarannya

Selamatkan Usaha Anda dari Ancaman Krisis

Sumber : merdeka.com by lois horiyanti/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami