Ahok : Jangan Bajak Sekolah Negeri Jadi Punya Komite Sekolah

Ahok : Jangan Bajak Sekolah Negeri Jadi Punya Komite Sekolah

Budhi Marpaung Official Writer
2504

Lelang jabatan kepala sekolah yang hendak dijalankan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta menuai penolakan dari sebagian kepala sekolah. Namun begitu, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan pihaknya akan tetap merealisasikan kebijakan itu.

"Kalau nolak, ya jadi guru aja. Kepala sekolah kan hanya tugas tambahan," ucap Ahok di Balaikota Jakarta, Rabu (24/7).

Menurut Ahok, tidak ada alasan orang untuk takut atau menolak adanya lelang jabatan, termasuk dari komite sekolah. "Emang komite yang punya sekolah? Jangan bajak sekolah negeri jadi punya kamu, gitu loh, ya kan," imbuhnya.

Dalam penjelasan lebih lanjut yang diberikan, Ahok menyatakan lelang jabatan kepala sekolah berguna bagi Pemprov DKI untuk mengetahui potensi guru apakah cocok menjadi kepala sekolah, guru, atau sebenarnya lebih layak mengemban jabatan struktural seperti camat atau pun lurah.

Jika benar terwujud maka ini adalah kali pertama jabatan kepala sekolah di wilayah DKI Jakarta dilelang.

Sebelumnya, Jokowi-Ahok pun melakukan pelelangan terhadap para camat dan lurah di Ibukota. Meski awalnya ditentang beberapa pihak, tetapi ternyata kebijakan yang mereka lakukan justru membawa angin positif pada dunia birokrasi.

Memang untuk melihat perubahan, cara-cara baru perlu diambil. Walau akhirnya ada kesan ekstrim, tetapi bila itu memberi hasil yang sangat baik mengapa tidak diterapkan? Toh ini semua juga dilakukan demi kebaikan bersama, bukan pribadi.  


Baca juga :

Ahok Sentil Pengurus Olahraga DKI Jakarta

Kartu Kredit : Berhutang Tanpa Malu-Malu  

10 Cara Alami Mengempiskan Perut Buncit (2)

Kisah Wanita Tua dan Pot Retak  

Ketua Umum FPI Sebut SBY Pecundang  

Forum JC : Siswa Non-Muslim Dipaksa Makan di Toilet

Sumber : kompas.com / budhianto marpaung

Ikuti Kami