Konflik Suriah Berpotensi Menjadi Tragedi Terburuk Abad Ini

Konflik Suriah Berpotensi Menjadi Tragedi Terburuk Abad Ini

daniel.tanamal Official Writer
3052

Presiden Komite Hukum Kemanusiaan Internasional, Andi Wijaya mengatakan bahwa situasi kemanusiaan akibat konflik di Suriah bisa berubah menjadi yang terburuk pada abad ini kecuali masyarakat internasional bisa segera mengatasi konflik tersebut.

Hal ini dikatakannya di sela-sela mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania, hari Rabu (26/06). "Di Yordania saja jumlah pengungsi mencapai 500.000 orang. Ini tentunya bencana kemanusiaan yang luar biasa dengan jumlah sebesar ini," katanya.

Andi juga mendesak agar setiap anggota yang berhubungan dengan persatuan antar parlemen dapar bertindak untuk konflik ini. "Kami berharap anggota parlemen di seluruh dunia yang tergabung di IPU (Inter-Parliamentary Union) mendesak pemerintah masing-masing untuk berkontribusi secara nyata membantu para pengungsi ini," jelasnya.

"Kami mendapat penjelasan dari UNHCR (Badan Pengungsi PBB), WFP (Program Pangan Dunia), dan UNICEF (Badan Anak-anak PBB) yang mengatakan kalau pemerintah di seluruh dunia tidak turun membantu, maka akan terjadi bencana kemanusiaan yang luar biasa, yang terbesar pada abad ini," katanya.

Saat ini diperkirakan jumlah pengungsi Suriah mencapai sekitar 1,5 juta orang, tersebar antara lain di Yordania, Lebanon, Turki, dan Irak. Mereka meninggalkan Suriah untuk menghindari perang saudara yang pecah sejak Maret 2011, tak lama setelah terjadi gerakan menuntut demokrasi di Dunia Arab, yang lebih dikenal dengan Arab Spring.

 

 


Sumber : Tribunnews

Ikuti Kami