Gereja Minahasa Imbau Jemaat Waspada Penipuan Berkedok Sumbangan

Gereja Minahasa Imbau Jemaat Waspada Penipuan Berkedok Sumbangan

andreas rumata simanjuntak Official Writer
4803

Sekretaris Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Pendeta Arthur Rumengan meminta seluruh jemaat agar lebih selektif dan hati‑hati memberikan bantuan bagi seseorang yang tak dikenal namun mengaku sebagai hamba Tuhan. Hal itu perlu dilakukan agar tidak menjadi korban penipuan.

"Sebagai hamba Tuhan, tentu saya sangat menyesali jika ternyata ada oknum‑oknum yang memanfaatkan predikat hamba Tuhan untuk melakukan hal yang jahat dan merugikan jemaat. Makanya, jemaat harus lebih selektif dan hati‑hati terhadap siapapun yang tak dikenal dan mengatasnamakan hamba Tuhan untuk mencari untung," kata Rumengan kepada Tribun Manado, Sabtu (15/6).

Pendeta Rumengan menegaskan, aksi penipuan terhadap sejumlah jemaat beberapa waktu lalu merupakan kekejian bagi Tuhan. "Diharapkan ke depan kepada jemaat maupun hamba Tuhan yang melayani jangan sampai ada yang melakukan seperti itu," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu pihak kepolisian menangkap Ruddy S Hadiwardoyo (57) di Pedurenan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pria yang mengaku sebagai penginjil tersebut ditahan karena dilaporkan telah menggunakan uang yang sedianya diperuntukkan bagi pembangunan gereja tetapi nyatanya malah dipakai berfoya-foya dan berjudi di Singapura.

Orang kristen sudah seharusnya memberi persembahan dengan rela hati dan tidak hitung-hitungan. Namun, sikap bijak untuk memberi persembahan juga dibutuhkan. Apabila ada rasa curiga kepada oknum lembaga tertentu, jangan ragu untuk menolak atau menunda memberikan demi mendapatkan informasi yang jelas mengenai tujuan dari persembahan tersebut.

 

Baca Juga :

Mengaku Penginjil, Rudi Tipu Korbannya Rp 1 Miliar

Negara-negara yang Paling Banyak Jatuhkan Hukuman Mati

Gereja di Srilanka Luncurkan Radio Katolik

Ibadah Gereja Dilempari Bom, Tujuh Luka Berat

Sumber : manado.tribunnews.com / andre

Ikuti Kami