Penderita Alzheimer Dapat Pertajam Daya Ingat Dengan Ini

Penderita Alzheimer Dapat Pertajam Daya Ingat Dengan Ini

Lois Official Writer
2892

Nelson Dellis adalah seorang atlet mental yang berhasil menjuarai adu ingatan USA Memory Championship pada 2011 dan 2012 yang diselenggarakan di New York. Neneknya meninggal tahun 2009 sehingga dia bertekad untuk mengalahkan penyakit genetika itu. Dellis berusaha menemukan cara untuk menjaga fungsi mental yang kuat.

Karena rajin berlatih, dia memenangkan dua gelar kejuaraan nasional yaitu menghafalkan digit terbanyak dalam waktu 5 menit : sebanyak 303 digit dan tercepat dalam menghafalkan urutan kartu yang dapat dihafalnya dalam 63 detik. Untuk memori otak yang tajam, kita perlu melatih otak dengan melakukan trik ini, hal yang juga perlu dilakukan oleh penderita Alzheimer terus menerus:

Fokuskan Perhatian

Anda harus lebih fokus dalam memperhatikan obyek yang ingin diingat atau hafalkan. Selain itu, Anda juga membutuhkan lebih banyak waktu untuk berlatih dan lakukan sesering mungkin agar memori tersebut dapat melekat pada otak. Pepatah ‘Alah bisa karena biasa’ sungguh tepat sekali.

Mengubahnya Jadi Bentuk Gambar

Otak lebih mudah mengakses sebuah gambar daripada kata-kata, sehingga Anda bisa gunakan trik ini untuk menghafalkan beberapa kata yang saling terkait dengan menyimpannya dalam otak dengan bentuk gambar yang mewakili kata-kata tersebut.

Hapalkan Obyek Berbeda Namun Berada Dalam Satu Paket

Otak bisa semakin banyak menghafal obyek yang berbeda jika berada dalam satu paket tertentu. Misalnya, Anda ingin menghsafalkan beberapa benda di dalam suatu ruangan, maka otak Anda dapat bekerja lebih mudah dengan ditempatkan pada satu lokasi yang dikenal baik.

Misalnya kamar tidur Anda. Coba tempatkan barang-barang yang semestinya berada di dalam kamar tidur, lakukan ini hanya dalam imajinasi Anda semata. Kemudian Anda dapat menghafalkan dimana barang-barang tersebut ketika membuka pintu kamar. Langkah semacam ini memang sederhana namun efektif untuk mempertajam otak.

Langkah-langkah ini bisa dilakukan oleh para lansia yang mulai pikun, mereka yang punya ingatan kurang, dan para penderita Alzheimer. Tentunya harus dengan tekad dari si pelaku sendiri. Dengan otak yang sehat, maka kita pun bisa bertindak dengan baik. Hal itu tentu membuat kita tidak mengalami masalah daya ingat yang seringkali merugikan.

 

Sumber : detik.com by lois horiyanti/jawaban.com

Ikuti Kami