Asosiasi Keluarga Amerika: Larang Imigran yang Percaya Quran ke Amerika

Asosiasi Keluarga Amerika: Larang Imigran yang Percaya Quran ke Amerika

eva Official Writer
6791

Ketika para politisi di Amerika saling berdebat membahas reformasi tentang keimigrasian menyangkut tragedi bom Boston, Asosiasi keluarga Amerika melalui juru bicaranya, Bryan Fischer mengatakan agar para imigran yang percaya kepada salah satu Kitab Suci agama tertentu harus dilarang masuk ke Amerika.

Bryan Fischer, yang juga penyiar radio ini mengatakan di sela-sela siarannya minggu lalu (21/4) bahwa setiap imigran asing yang hendak masuk ke Amerika harus diberi pertanyaan yang berupa, “Apakah anda percaya bahwa Kitab Suci Quran berasal dari Tuhan?” Jika jawabannya, ‘ya’, maka Fischer mengatakan bahwa mereka tidak diizinkan masuk. “Kami perlu memiliki kebijakan imigrasi yang baru dan kebijakan imigrasi ini sederhana, ketika mereka ingin berimigrasi ke Amerika Serikat, kita perlu menanyakan satu pertanyaan, ‘Apakah Anda percaya bahwa Quran adalah Kitab Suci dari Tuhan?,” kata Fischer .

“Jika mereka menjawab ‘ya’ maka kita harus katakan, ‘Maaf, karena Kitab Suci Anda mengajarkan untuk membunuh orang Amerika, kami tidak bisa membiarkan Anda masuk ke negara ini. Kami tidak bisa mengundang jenis kanker (cancer/sebutan untuk Muslim-red) seperti ini masuk ke negara kami karena kejadian Boston.”

Fischer sudah lama menunjukkan sikap anti-Islamnya. Belakangan ia kian gencar dan mengundang beberapa potensi kandidat presiden dari Partai Republik untuk hadir di acara radionya, seperti Tim Pawlenty, Michele Bachmann, Haley Barbour, dan Newt Gingrich.

Tragedi yang dialami Amerika Serikat akhir-akhir ini akibat terorisme menjadi trauma membekas yang tidak dapat hilang dengan mudah. Akan tetapi, sikap justifikasi dan pelabelan negatif terhadap salah satu agama tertentu jangan langsung dijadikan kasuistik dan digeneralisasikan. Karena tidak semua hal tersebut benar adanya.  

Baca juga:

Dua Pria Dipaksa Berjalan di Atas Bara Api Karena Ngobrol di Gereja

Taliban Pakistan Tolak Terlibat Ledakan Bom Boston

Saeed Sabini: Sangkal Kristus atau Dipenjara Lebih Lama?

Duka Insiden Bom Marathon Boston

Uruguay Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Rick Warren:Anakku Bunuh Diri dengan Senjata Ilegal

Sumber : ov /Eva
Halaman :
1

Ikuti Kami