Karena Terbiasa

Karena Terbiasa

Budhi Marpaung Official Writer
      2706

Kejadian 37 : 2

......Yusuf, tatkala berumur tujuh belas tahun – jadi masih sangat muda – biasa menggembalakan kambing domba, bersama-sama dengan saudara-saudaranya, anak-anak Bilha dan Zilpa, kedua istri ayahnya.

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]Mazmu85[/kitab]; [kitab]Lukas6[/kitab]; [kitab]Yerem18-20[/kitab]

Yusuf anak Yakub yang tercatat dalam Kejadian 37:2 adalah Yusuf yang masih begitu belia atau dituliskan disana masih sangat muda. Ia belumlah Yusuf yang menjadi Kepala urusan rumah tangga Potifar atau lebih-lebih orang kedua yang memiliki otoritas di Mesir setelah Firaun. Ia benar-benar adalah anak yang belum lama akil balig dari masa kecilnya.

Namun ada yang menarik dari Yusuf muda ini, yakni bahwa dari sejak usia 17 tahun, ia dicatatkan sebagai orang yang biasa menggembalakan kambing domba. Frasa “biasa menggembalakan kambing domba” yang tercantum pada Kejadian 37:2 bukanlah frasa biasa. Mengapa ? Karena dapat diketahui bahwa Yusuf adalah orang yang sehari-harinya memang mengerjakan pekerjaan sebagai seorang gembala. Ia bukanlah orang yang bingung ketika kambing domba yang dijaganya diserang oleh kerumunan hewan pemangsa.

Alkitab tidak pernah mencatat bahwa Yusuf muda lalai dalam pekerjaannya. Lebih daripada itu, Alkitab juga tidak menuliskan bahwa ada kambing domba keluarganya yang hilang ketika ia sedang berjaga-jaga. Penulis meyakini pengalamanan inilah yang akhirnya membentuk seorang Yusuf menjadi pribadi yang unggul atau excellent ketika beranjak dewasa .

Baik menjadi pengurus rumah tangga potifar, penanggung jawab kebutuhan tahanan, maupun orang nomor dua di Mesir, semua dikerjakannya lebih dari sekedar baik atau bagus.

Seringkali banyak dari kita yang menginginkan menjadi seorang yang unggul atau excellent di dalam kehidupan ini. Namun lucunya banyak dari kita yang justru tidak mau untuk melewati proses memiliki nilai tersebut.

Untuk menjadi unggul atau excellent, Anda tidak bisa instan. Anda perlu belajar setahap demi setahap. Anda perlu melakukannya dari hal-hal yang sederhana. Jika Anda sudah dapat melewatinya dengan sukses maka pada akhirnya di dalam diri Anda, Anda memiliki nilai unggul atau excellent tersebut.

Nilai unggul atau excellent tidak muncul tiba-tiba di dalam kehidupan kita. Ia ada karena kita terbiasa mengerjakan segala sesuatu lebih dari sekedar baik atau bagus.

Ikuti Kami