Mengapa Mujizat Belum Terjadi ?

Mengapa Mujizat Belum Terjadi ?

Budhi Marpaung Official Writer
11741

Maka Yesus berkata kepada mereka : “Seorang nabi dihormati dimana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka (Markus 6 : 4-6a)

Sejak memulai pelayanannya di bumi, Yesus selalu melakukan hal-hal ajaib. Mengubah air menjadi anggur, menyembuhkan orang lumpuh, menyembuhkan orang yang menderita kusta, meredakan angin ribut – semua hal-hal luar biasa ini dilakukan oleh-Nya seorang diri. Namun, menarik ada satu kisah di dalam Alkitab dimana Tuhan Yesus dikatakan tidak mengadakan satu mujizat pun, yakni ketika ia berada Nazaret.

Seperti diketahui, Nazaret merupakan kampung halaman Yesus, tempat Yesus dibesarkan. Di kota itu Yesus dan keluarganya tinggal dan berprofesi. Yesus juga mempunyai saudara laki-laki dan saudara perempuan.

Waktu itu Yesus kembali ke kampungnya dan mengajar di rumah ibadah. Banyak orang mendengar pengajaran Yesus dan takjub. Mereka kagum dengan pengajaran Yesus yang penuh kuasa dan urapan.

Tetapi kemudian mereka bertanya-tanya : darimana diperolehNya semuanya itu, bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita? Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Sebelumnya mereka takjub tetapi kemudian menjadi kecewa dan menolak Yesus karena mereka mengingat latar belakang Yesus dan keluarganya. Mungkin ada yang berkata : Yesus hebat mengajar, tetapi Yusuf ayahnya masih tetap tukang kayu dari dulu sampai sekarang. Anak-anaknya masih tetap bersama kita, sama seperti kita, belum menjadi miliarder, dan lain sebagainya. Karena itu mereka menolak Yesus.

Akibat penolakan atau ketidakpercayaan mereka tersebut, Alkitab mencatat bahwa Yesus tidak dapat melakukan mujizat di sana kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan di atas mereka.

“Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka” (Markus 6:6a).

Sedikit penjelasan mengenai mujizat. Mujizat adalah kuasa Tuhan yang bekerja supernatural melakukan hal-hal yang tidak dapat dijangkau oleh kemampuan manusia.

Hal-hal apa yang tidak dapat dijangkau oleh kemampuan manusia disini mencakup semua aspek di dalam kehidupan kita – ya kesehatan, keuangan, keluarga, dan lain sebagainya.

Bila berkaca kepada peristiwa Tuhan Yesus di Nazareth diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa hal utama mengapa orang-orang percaya di dunia ini ada yang belum mengalami mujizat adalah karena mereka tidak percaya.

Selama ini mereka mungkin mengagumi Yesus, tetapi mereka hanya sampai batas disitu.  

Mengagumi Yesus adalah baik, tetapi itu tidak cukup. Anda perlu memiliki iman yang bertumbuh kepada-Nya. Anda perlu memercayai sungguh-sungguh dan mempraktikkan firman-Nya, tanpa ragu. Jika ini tidak Anda miliki maka Anda akan seperti orang-orang Nazareth diatas. Seumur hidup Anda tidak akan pernah mengalami mujizat Tuhan.

Perjalanan iman haruslah menjadi perjalanan di dalam kehidupan Anda. Ini syarat utama yang tidak bisa Anda tawar-tawar lagi.

Jadi, apabila Anda ingin mengalami mujizat Tuhan, berimanlah ! Sebab kepercayaan Anda kepada-Nya dan firman-Nya mengundang kuasa-Nya  bekerja. 

Sumber : Saduran Rangkuman Khotbah Pdt M.D Wakkary

 

Baca juga : 

21 September, Hari Perdamaian Internasional

Forum JC : Dokumentasi Kopdar + Photo Hunting

Hope of The World

Halaman :
1

Ikuti Kami