Kurikulum kesehatan reproduksi bagi remaja akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan nasional. Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah mendalami konsep pengajaran materi kesehatan reproduksi remaja.
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sudibyo Alimoeso mengatakan, pihak BKKBN masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Jika tidak masuk sebagai suatu mata pelajaran tersendiri, kesehatan reproduksi remaja diharapkan dapat terintegrasi ke dalam disiplin ilmu lainnya yang terkait. Tujuannya agar seluruh remaja di Indonesia bisa mendapatkan pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini.
Karena minimnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja, bisa berpengaruh pada perilaku seks remaja pranikah.
Sumber : metrotv.news - nielloIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”