Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
5133


Sejumlah hasil penelitian secara psikologis mengungkapkan bahwa cinta itu memiliki kekuatan yang maha dahsyat bagi manusia. Namun, tak sedikit juga orang yang meragukannya. Benarkah cinta dapat membuat seseorang menjadi gila (dalam arti sebenarnya)?

Seorang pakar Psikologi bernama Robert Steinberg meneliti cinta antara dua manusia. Dari hasil penelitiannya, ia menyimpulkan bahwa cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap manusia. Dari kisah inilah akhirnya manusia merefleksikan perilaku kepribadian, minat, dan perasaan terhadap suatu hubungan. Kekuatan cinta sama dengan kekuatan sebuah kisah yang dijalani oleh dua manusia.

Steinberg mengenalkan sebuah teori cinta yang ia sebut "Segitiga Cinta". Menurutnya, di dalam cinta biasanya terkandung tiga komponen, yakni gairah (passion), keintiman (intimacy), dan komitmen (Commitment).

Secara singkat tentang ketiga hal diatas adalah sebagai berikut:

  • Gairah adalah bagian dari fisik cinta. Gairah inilah yang memunculkan semangat dan berani. Bahkan kadang mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal nekad di luar kebiasaan.
  • Keintiman adalah isi dari cinta itu sendiri, yaitu dari cinta akan timbul suatu keintiman, kedekatan, dan rasa membutuhkan orang yang dicintainya.
  • Sedangkan komitmen menjadi pengikat akan cinta tersebut. Setelah dua orang saling mengetahui cintanya masing-masing, kemudian mereka akan membuat suatu kesepakatan akan hubungan mereka.

Steinberg mengatakan bahwa kombinasi dari komponen itu mempunyai tingkatan yang berbeda pada setiap pasangan yang sedang jatuh cinta. Jika bisa mengombinasikan ketiga itu dengan baik maka cinta akan menghasilkan kekuatan untuk mencapai kebahagiaan bersama. Kekuatan cinta bukan tidak mungkin dapat dirasakan lebih kuat.

Bila merujuk kepada penjelasan diatas maka saat cinta tidak berjalan dengan baik atau bahkan malah menjadi buruk, hal yang tidak baik terjadi dalam diri orang tersebut baik secara psikis/fisik.

Keadaan gila yang biasanya dialami oleh seseorang yang patah hati merupakan kondisi ekstrim dimana orang tersebut tidak dapat mengatasi pengaruh tak mengenakkan dari cinta.

Oleh sebab itu, berhati-hatilah dengan yang namanya cinta. Jangan mengingininya jika belum siap melakukannya. Kalaupun sudah siap, jangan lupa bawa serta Tuhan di dalam hubungan cinta yang Anda jalani dengan seseorang karena DIA yang akan menuntun Anda memahami tentang cinta.

Sumber : berbagai sumber/bm

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Dendy Dendy 20 October 2017 - 15:58:33

Bagaimana membagi waktu jika kita masuk di 2 ekstr.. more..

0 Answer

Yohana Girsang 20 October 2017 - 11:38:26

Musik pertama dalam alkitab

0 Answer

ferdhika sandy putra 19 October 2017 - 09:04:56

Dosa gak kalo kentut di gereja?

3 Answer


evelina 19 October 2017 - 15:25:05
kiranya Tuhan Yesus berkenan membuka hati lelaki y... more..

ARI 19 October 2017 - 08:25:34
Dear Team Prayer, dukung saya dalam doa untuk sua... more..

Veronica Sitanggang 18 October 2017 - 21:15:29
Bantu dukungan doanya agar Tuhan memenangkan jiwa ... more..

Dessy Sitohang 16 October 2017 - 20:16:48
Saya mohon bantu doa nya agar saya diangkat jadi S... more..

Banner Mitra Week  3


7313

advertise with us