Di NTB Asal Mau Tunda Menikah Dini, Dapat Modal Usaha

Di NTB Asal Mau Tunda Menikah Dini, Dapat Modal Usaha

Puji Astuti Official Writer
3773

Banyaknya anak-anak remaja di Nusa Tenggara Barat yang memutuskan untuk menikah di usia yang sangat muda menimbulkan keprihatianan tersendiri bagi pemerintah daerah. Untuk menyiasati hal tersebut, pemerintah menawarkan kepada kalangan remaja laki-laki maupun perempuan yang mau menunda perkawinan dan memutuskan untuk tergabung dalam kelompok kegiatan usaha akan mendapatkan bantuan modal.

"Sebelum diberi modal, mereka mengikuti pendidikan dan pelatihan seperti kesehatan reproduksi, soal keagamaan, pola asuh, Undang-Undang Perlindungan Anak, Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan lainnya," demikian keterangan Hj Kerniasih Mudjitahid, Wakil I Ketua Badan Kordinasi Kerjasama Kesejahteraan Sosial NTB, Rabu (14/11) di Mataram yang dikutip Kompas.com.

Mereka yang mendapat pendidikan terdiri dari remaja yang putus sekolah, siswa SMA bahkan mahasiswa. Kelompok usahanya pun bermacam-macam seperti usaha keripik singkong, batako, sablon dan menjahit. Setiap kelompok mendapatkan bantuan modal sebesar Rp. 6,5 juta, di tahun 2012 ini sudah ada 12 kelompok yang mendapat bantuan ini. Diharapkan dengan bekal pengetahuan dan juga bantuan modal usaha tersebut, para remaja tersebut memiliki dasar yang kuat untuk membangun kehidupan rumah tangga.

Pernikahan yang langgeng harus dibarengi dengan dasar yang kuat seperti perekonomian yang baik, karakter yang dewasa dan tentu cinta. Jika tidak, hal yang tidak diinginkan seperti masalah keuangan ataupun komunikasi yang buruk akan menjadi pemicu konflik yang berujung pada hancurnya bahtera rumah tangga. Untuk itu usaha pemerintah NTB ini patut diacungi jempol, karena kemajuan sebuah bangsa ditentuka oleh elemen terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. 

Baca juga artikel lainnya :

Saat Badai Hidup Menerpa Rumah Tangga

Peran Orang Tua Bentuk Anak ' Mental Pejuang '

Pentingnya Beta Karoten Mencegah Kanker

Resep Kue Super Lezat : Brownies Coklat

Sumber : Kompas.com | Puji Astuti
Halaman :
1

Ikuti Kami