Jokowi: Tidak Ada Aturan Pemimpin Harus Bisa Baca Alquran

Jokowi: Tidak Ada Aturan Pemimpin Harus Bisa Baca Alquran

PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
3573

Topik SARA tetap menjadi bahan dalam kampanye para kandidat calon gubernur DKI Jakarta. Dilansir dari laman Detik, Cagub DKI Jakarta Fauzi Bowo mengeluarkan pernyataan bahwa seorang pemimpin harus bisa membaca Alquran. Menanggapi hal ini, Joko Widodo membela pasangannya.

Di sela-sela kunjungannya ke warga di Jalan Bakti, Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (15/9), Jokowi mengungkapkan bawa tidak ada aturannya pemimpin harus bisa membaca Alquran. "Ya gimana masa ada aturannya seperti itu, ada-ada saja," ujar cagub DKI Joko Widodo sambil tertawa.

Jokowi mengaku memang calon wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak bisa membaca Alquran, karena memang bukan orang muslim. Namun dia menegaskan bahwa tidak ada aturannya calon pemimpin harus bisa membaca Alquran."Kalau Ahok ya memang nggak bisa, dia kan bukan muslim," sambung wali kota Solo itu.

Sebelumnya, Fauzi Bowo memberikan pernyataan bahwa untuk bisa memimpin sesuai pedoman Islam, maka pemimpin itu harus bisa membaca Alquran. "Kalau yang memimpin tidak bisa baca Alquran, bagaimana memerintah sesuai pedoman agama," kata Foke saat berkampanye di kawasan Palmerah, Jakarta Barat siang tadi.

Sebagai negara Pancasila, masyarakat Indonesia harus bisa menghormati kebhinekaan. Jika tidak, masyarkat akan mudah terpecah belah dan perdamaian pun hanya akan menjadi impian belaka. 

Sumber : detikcom/vina
Halaman :
1

Ikuti Kami