Pemerintah Nigeria Abai Tangani Diskriminasi Umat Kristen

Internasional / 21 July 2012

Pemerintah Nigeria Abai Tangani Diskriminasi Umat Kristen
daniel.tanamal Official Writer
5360

Diskriminasi dan kekerasan yang terus terjadi di Nigeria, membuat masyarakat minoritas yang menjadi korban mempertanyakan kinerja pemerintah mereka saat ini yang terkesan abai untuk menindak para teroris dalam negeri ini. Seperti diketahui sebelumnya bahwa 50 jemaat gereja dibunuh oleh kelompok intoleran.

Dirilis Open Doors, Gereja Kristus di Nigeria memberitahukan bahwa kini jemaat mereka yang tinggal di Jos telah melarikan diri dari rumah-rumah  mereka, karena takut akan terjadi kekerasan yang lebih mengerikan. kepada bahwa dari pembunuhan massa yang terjadi minggu lalu di daerah dataran tinggi. “Lima puluh jemaat gereja dibunuh di dalam bangunan gereja, dimana bereka berusaha untuk berlindung. Mereka terbunuh bersama istri pendeta dan anak-anak,” ujar Pdt. Dachollom Datiri, wakil presiden dari Gereja Kristus di Nigeria, pada.

Selain itu, pengurus gereja mengatakan bahwa ada sekitar 100 jemaat Gereja Kristus yang tewas dalam serangan akhir pekan di 12 desa akibat perseteruan etnik Fulain dan etnik Birom yang telah berlangsung selama berminggu-minggu. Kini hal tersebut menimbulkan tekanan dan trauma yang begitu membekas.

“Mereka mengalami trauma dan kegiatan serta produktifitas ekonomi mereka terganggu,” mengenai jemaat gereja yang selamat. Kebanyakan dari mereka adalah petani dan serangan ini tidak memungkinkan bagi mereka untuk pergi ke ladang. Bahkan tanaman yang telah mereka tanam juga telah dihancurkan oleh penyerang,” kata Pdt. Obed Dashan, sekretaris utama dari Gereja Kristus Nigeria

Serangan mematikan yang telah terjadi selama satu decade itu juga menimbulkan satu keyakinan baru bahwa pemerintah Nigeria telah menutup mata atas terjadinya penganiayaan umat Kristen di Nigeria. “Segala sesuatu dapat saja terjadi. Hal ini tentu saja sudah direncanakan oleh Boko Haram secara jangka panjang. Ini adalah gerakan yang akan menghijaukan negara ini, dan mereka gunakan teroris untuk melakukannya,” simpul Pdt. Dachollom Datiri.

 


 

 

 

 

Sumber : opendoorsindonesia.org
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?