Malang, 14 Pekerja Dipecat Karena Pakai Baju Oranye

Malang, 14 Pekerja Dipecat Karena Pakai Baju Oranye

PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
2584

Apa yang Anda pikirkan jika melihat 14 orang karyawan datang ke kantor dengan baju warna senada? Walaupun lucu, mungkin hal itu tidak akan menjadi permasalahan yang berarti. Namun sayangnya, karena tanpa sengaja mengenakan baju oranye bersamaan, 14 orang pekerja di Florida, Amerika Serikat ini harus diberhentikan sepihak oleh perusahaan tempat mereka bekerja tanpa adanya peringatan.

Kebetulan perusahaan tempat mereka bekerja sedang disorot terkait hak-hak karyawan yang kurang begitu diperhatikan, mungkin karena terlalu sensitif atau apa, pihak manajemen menganggap apa yang dilakukan 14 pekerjanya tersebut sebagai aksi protes. Ujungnya, mereka pun mendapat surat pemecatan bersamaan. 

Aksi pemecatan ini pun membuat para pekerja itu kecewa. "Tidak ada aturan kantor yang melarang pemakaian baju warna tertentu, tidak ada peringatan sama sekali. Saya merasa disakiti," kata Lou Erik Ambert, sayah seorang pekerja.

"Saya seorang ibu tunggal dengan empat anak, dan saya kehilangan pekerjaan hanya karena saya memakai kaus warna oranye hari ini," kata Meloney McLeod, pekerja yang lain.

Walaupun sangat merugikan, para pekerja ini tidak bisa menuntut perusahaan tempat mereka bekerja karena status mereka yang hanyalah karyawan kontrak, dimana majikan bisa menghentikan pekerjanya kapanpun.

Sangat memprihatinkan bahwa para pekerja tersebut harus kehilangan pekerjaan mereka tanpa sebab yang berarti. Seharunya perusahaan melakukan penyelidikan sebelum mengambil keputusan agar tidak merugikan orang-orang yang tidak bersalah. Semoga keadilan segera ditegakan untuk 14 pekerja malang ini.

Sumber : tempo*vcahyonoputri
Halaman :
1

Ikuti Kami