Banner Mitra April Week 3

Budhi Marpaung

Official Writer
3370


Meskipun dipenjara, Pendeta Youcef Nadarkhani, Senin (2/4), dapat melihat dan bercengkrama dengan anaknya yang bungsu yang hari itu berulang tahun.

Kedatangan sang buah hati merupakan hadiah istimewa bagi Nadarkhani juga, yang sebentar lagi akan merayakan ulang tahun ke-35 setelah ditahan selama dua setengah tahun.

"Hal ini bukan hanya untuk membuktikan Pendeta Youcef masih hidup, tetapi merupakan pengingat yang berharga dari apa yang kita perjuangkan - kebebasan untuk ayah yang penuh kasih, suami yang setia, seorang pendeta peduli, dan pengikut setia Kristus," demikian tulis Pusat Hukum dan Keadilan Amerika Serikat (ACLJ) dalam siaran pers.

Nadarkhani ditangkap otoritas Iran pada Oktober 2009 karena memprotes mata pelajaran wajib yang ditetapkan pemerintah. Ia pun akhirnya dituduh murtad dan sejak ditahan hingga kasusnya masuk ke pengadilan, ia sama sekali belum pernah merasakan udara kebebasan.

Masyarakat internasional dengan penuh perhatian mengikuti kasus Nadarkhani, terutama setelah pengadilan menyatakan Nadarkhani akan dieksekusi mati atas perbuatan kemurtadannya. Namun dalam proses jalannya pengadilan, pemerintah mengatakan tidak akan menghukum mati Nadarkhani.

Tidak lama dari pernyataan pemerintah tersebut, masyarakat internasional justru dikagetkan dengan beredarnya gambar-gambar palsu di internet yang memperlihatkan Nadarkhani digantung. ACLJ yang memantau kasus Nadrkhani dari sejak awal tidak mempercayai berita bohong tersebut. Hanya mereka yakin perintah eksekusi itu ada, tetapi belum dilaksanakan.

Sejauh ini, Brasil, Meksiko, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, merupakan negara-negara yang telah secara terbuka menuntut pembebasan Nadarkhani.

Sementara itu, sang istri, Fatema Pasindedih dan dua putra mereka, Daniel (9 tahun) dan Yoel (7 tahun) menyatakan akan tetap setia menunggu sampai kapan pun juga kebebasan Youcef Nadarkhani - suami dan ayah tercinta mereka - dari penjara.

Tidak ada seorang pun yang menginginkan merayakan kebahagiaan dengan keluarga terdekat di lembaga pemasyarakatan atau pun sel tahanan, tetapi jika ini yang terjadi, mari tetaplah bersukacita. Jangan sesali atau bersedih hati atas keadaan sekitar yang kurang menyenangkan tersebut. Justru naikkanlah ucapkanlah syukur bersama kepada Tuhan karena DIA memberi kesempatan bagi Anda berkumpul bersama secara utuh.

Sebuah pepatah berbunyi, "Di setiap situasi yang buruk, pasti ada hal baik yang bisa ditemukan. Oleh sebab itu, tetaplah memuji Tuhan karena kebaikan-Nya tetap sungguh nyata di dalam kehidupan kita."

Sumber : christianpost/bm


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Mei 2


A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://cdn.syndication.twimg.com/widgets/followbutton/info.json?screen_names=Jawaban): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.0 504 Gateway Timeout

Filename: global/connect_us.php

Line Number: 28


Pendeta di Iran Rayakan Ulang Tahun Anak di Penjara