Ada Kereta Super Cepat, RI Kikis Budaya 'Jam Karet'

Ada Kereta Super Cepat, RI Kikis Budaya 'Jam Karet'

Lois Official Writer
2839

Kereta super cepat Jakarta-Bandung akan disiapkan, namun masyarakat harus menanti lebih lama karena pemerintah memprediksi kereta ini baru siap beroperasi 2017-2018 nanti. Saat ini proyek masih dalam tahap persiapan. Pihak MILT (The Ministry of Land, Infrastructur, Transport and Tourism of Japan) dengan JARTS (Japan Railway Technical Service) dan Yachoyo Engineering Co. Ltd baru menyelesaikan tahapan studi kelayakan.

Masih banyak tahapan-tahapan lainnya yang masih harus ditempuh. Tapi, jika proyek ini telah jadi, kereta ini menjanjikan waktu tempo 45-50 menit untuk dapat mengarungi Jakarta-Bandung. Jakarta-Bandara baru (Purwakata) diperkirakan hanya memakan waktu 20 menit. Jalur kereta cepat ini akan menghubungkan Dukuh Atas-Bekasi-Karawang-Bandara Internasional Baru (Kabupaten Karawang)-Bandung-Gedebage.

Pembangunan proyek ini menghabiskan dana Rp 56, 108 triliun. Meski demikian, Bastari belum menentukan besaran dana yang disiapkan pemerintah dalam pembangunan ini. Budaya ‘jam karet’ diharapkan bisa terkikis dengan adanya proyek kereta ini. Berdasarkan pengalaman di negara-negara maju seperti Jepang, kereta model ini butuh kedisiplinan bagi penggunanya karena waktunya tepat, datang tepat sehingga orang yang tidak mau terlambat harus disiplin.

Perencanaan dan pemikiran yang matang dalam memikirkan tatanan kota adalah hal yang paling perlu diperhatikan dan diatur agar di kemudian hari kota jadi lebih tertib, aman, dan nyaman. Itulah integritas yang diharapkan dari pihak-pihak yang bersangkutan agar ke depannya daerah-daerah di Indonesia tertata dengan baik.

Sumber : detik/lh3
Halaman :
1

Ikuti Kami