Ratusan Mahasiswa Mataram Tuntut Kapolda NTB Dicopot

Ratusan Mahasiswa Mataram Tuntut Kapolda NTB Dicopot

Budhi Marpaung Official Writer
2357

Pasca bentrokan antara warga dengan personil Brimob di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dua hari lalu, sekitar 500 mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat NTB untuk Kasus Lambu – Sape Bima Berdarah, Senin (26/12), melakukan aksi turun ke jalan protokol yang ada di Mataram.

Mereka menuntut agar Mabes Polri segera mencopot Brigjen Polisi Arif Wachyunadi dari jabatannya saat ini yakni sebagai Kapolda NTB.

Menurut massa aksi, Brigjen Polisi Arif Wachyunadi bertanggung jawab atas tewasnya dua warga Bima dalam bentrokan lusa kemarin.

Selain itu, para demonstran juga menuntut Mabes Polri untuk mencopot Kapolres Bima dan Kota Bima yang ada sekarang.

Sementara itu, dalam melaksanakan kegiatannya, para demonstran mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian setempat.

Belum selesai kasus Mesuji diungkap ke publik, Kepolisian di Indonesia kini diperhadapkan dengan persoalan di Bima. Dari dua kejadian ini saja, citra yang sempat bagus diterima oleh Polri dari masyarakat sekarang telah kembali hancur lebur. Entah kapan publik dalam negeri akan kembali memercayai dan membanggakan institusi hukum yang satu ini? Mungkin hanya waktu yang akan dapat menjawabnya.

Baca Juga:

Rayakan Tahun Baru yang Menarik Meski Tanpa Pacar

Perlunya Alokasi Keuangan

Jangan Takut Menjadi Diri Sendiri


Sumber : detiknews/bm
Halaman :
1

Ikuti Kami