Kebebasan adalah salah satu hal paling penting di dalam kehidupan manusia. Tanpa itu maka hidup kita akan sengsara.
Sebuah penelitian terbaru dari Victoria University of Wellington di Selandia baru mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kebebasan cenderung lebih sehat dan bahagia dibandingkan dengan orang yang memiliki banyak.
Dalam studi yang mereka kerjakan, Psikolog Ronald Fischer, PhD dan Diana Boer, PhD melakukan tiga tes psikologi yang berbeda kepada 420.599 orang dari 63 negara yang berpartisipasi dalam penelitian mereka.
Hasilnya, mereka menemukan bahwa kekayaan hanya berdampak pada kesenangan pribadi seseorang saja, tetapi tidak menambah kesehatan atau kebahagiaan.
"Dari hasil tes tersebut, kami mengamati sebuah temuan yang konsisten dan kuat bahwa nilai-nilai sosial dari individualisme adalah prediktor terbaik dari kesehatan," ujarnya.
Kesimpulan studi Fischer dan Boer ini telah dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology Volume 101.
Sumber : Apa.org/bmIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”